Connect with us

Berita Terbaru

DPRD Bongkar ‘Penyakit’ SK P3K Kab. Serang Belum Terbit Juga; Ternyata Gara-gara Ini

Published

on

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Suja’i membocorkan penyakit SK P3K di Kabupaten Serang belum juga terbit. (Bantenhits/Muhammad Uqel)

Serang- Sebanyak 1.682 tenaga honorer yang terpilih menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Serang belum menerima surat keputusan (SK).

Kabarnya, mereka belum juga belum menerima SK karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang belum menerima anggaran untuk gaji P3K dari Pemerintah Pusat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Suja’i angkat bicara terkait hal itu. Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat internal dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas nasib P3K Kabupaten Serang.

“Dari hasil rapat internal dengan OPD, terungkap kalau anggaran dari pusat sesuai dengan keputusan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) itu uang untuk gaji P3K sudah ditransfer melalui DAU kepada Pemkab Serang,” paparnya, Jum’at 17 Juni 2022.

BACA :  Polri Kirim Empat SSK Bantu Korban Bencana Gempa NTB

Namun, Suja’i mengungkapkan, ketika pihaknya melakukan konfirmasi kepada BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Arsip Daerah), termasuk BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) dan Dindikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) bahwa anggaran untuk gaji P3K sebanyak 1.682 ternyata sampai saat ini belum ditransfer.

“Untuk SK kapanpun siap kami turunkan tinggal print. Tapi permasalahannya ketika SK terbit terus mereka harus menerima gaji dari mana. Faktanya belum di Transfer ke Pemkab Serang,” ungkapnya.

Suja’i menegaskan, pihaknya akan memperjuangkan nasib P3K dengan melakukan upaya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang agar pendapatannya lebih tinggi sehingga dapat membantu menggaji P3K.

“Ini kita lagi usahakan menggenjot PAD untuk lebih banyak mendapatkan pendapatan, sehingga bisa untuk membantu menggaji P3K,” pungkasnya.

BACA :  Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Ringkus Pengedar di Cikupa

Editor: Fariz Abdullah



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler