Connect with us

Berita Utama

Warga Masih Ingin Prabowo Jadi Presiden Versi IPS

Published

on

Menhan Prabowo Subianto saat menghadiri Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021. Dalam kesempatan itu,
Prabowo menyerukan agar pemimpin dunia lindungi HAM dan peduli minoritas.(Foto: detik.com/ Twitter resmi ISS Manama)

Jakarta- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih menduduki elektabilitas tertinggi sebagai com presiden dibandingkan dengan tokoh lainnya.

Ya, Menteri Pertahanan Republik Indonesia itu masih didamba-dambakan warga sebagai presiden berdasarkan hasil survei Indonesia Polling Stations (IPS).

Dikutip Bantenhits dari CNN Indonesia,
Dalam survei yang dirilis pada Rabu (10/8), elektabilitas Prabowo mencapai 30,2 persen. Mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

BACA :  Brimob Polri Dinyatakan Melanggar HAM Berat Berlapis saat Aksi 22 Mei

“Ketika kepada responden kami tanyakan, seandainya saat ini dilaksanakan pilpres siapa yang akan dipilih? Sebanyak 30,2 persen mengaku akan memilih Prabowo Subianto,” ucap peneliti IPS, Alfin Sugianto dalam paparannya.

Di bawah Prabowo ada Ganjar dengan elektabilitas sebesar 19,8 persen dan Anies 18,9 persen. Disusul Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno masing-masing 7,2 persen dan 5,7 persen.

Ada beberapa nama lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, dan Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas di bawah 5 persen.

Menurut Alfin, tidak ada perubahan signifikan dari hasil survei IPS sebelumnya. Menurut dia, hanya Prabowo yang mengalami peningkatan elektabilitas.

“Hanya Prabowo yang mengalami peningkatan elektbilitas, sementara elektabilitas tokoh lain cenderung stagnan,” katanya

BACA :  100 Janin Diduga Telah Dibunuh di Klinik Aborsi Cipacing Pandeglang

Prabowo Bicara Keadilan dan Keamanan saat Daftarkan Gerindra ke KPU
Meski begitu, menurut Alfin, peluang perubahan pilihan publik atau responden masih cukup besar lantaran swing voter mencapai 40,8 persen.

“Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa kemungkinan perubahan elektabilitas pada survei selanjutnya juga masih cukup terbuka,” katanya.

Survei IPS dilakukan selama 1-8 Agustus terhadap 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka.

Pengambilan sampel survei dilakukan melalui teknik acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil itu berbeda dengan hasil survei yang dirilis Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC). ARSC justru menempatkan Ganjar dan Anies di dua posisi teratas sebagai calon presiden potensial 2024.

BACA :  Sudah Seminggu Terlantar, Pemudik Ini Nekat Masukan Mobil ke Truk 'Berisi Nanas' Agar Bisa Tiba di Lampung

Prabowo hanya berada di posisi ketiga dengan elektabilitas mencapai 11,18 persen. Di posisi keempat masih ada nama Ridwan Kamil dengan elektabilitas mencapai 7,18 persen.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler