Connect with us

Berita Utama

Kasus Korupsi BUMD Cilegon Naik ke Penyidikan, Mantan Wali Kota Sudah Diperiksa

Published

on

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar mengungkapkan kasus dugaan korupsi BUMD Cilegon sudah masuk tahap penyidikan. (Bantenhits/Iyus Lesmana)

Cilegon- Polres Cilegon saat in telah meningkatkan status kasus dugaan kasus korupsi pengadaan tugboat tahun 2019 di PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) yang menelan anggaran Rp24 miliar ke tingkat penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 28 orang saksi terkait dugaan kasus korupsi di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tersebut.

“28 saksi sudah kita lakukan pemeriksaan, dan pendalaman dan sampai saat ini kami masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) langkah selanjutnya kita lakukan penetapan tersangka.” Ungkapnya, Kamis, 18 Agustus 2022.

BACA :  Bupati Pandeglang Larang Pejabat ke Luar Daerah

Nandar membeberkan jika sebanyak 28 orang saksi yang telah dilakukan pemeriksaan oleh para penyidik Unit III Tidpikor Satreskrim Polres Cilegon itu mulai dari level bawah hingga atas, dan termasuk mantan Walikota Cilegon Edi Ariadi.

“28 saksi dari level bawah sampai atas termasuk mantan Walikota Cilegon juga kemudian juga jajaran komisaris dan mantan Direktur PT PCM.” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler