Connect with us

Berita Terbaru

Di Tangan Nuro Batik Lokal Khas Kabupaten Tangerang Menjadi Lebih Fashionable 

Published

on

Desain batik khas Kabupaten Tangerang karya Nuro April Suherlan tampil menjadi lebih fashionable, namun penggunanya tetap kharismatik.(FOTO: tangerangkab.go.id)

Tangerang – Nuro April Suherlan adalah seorang desainer kekinian di Kabupaten Tangerang. Dia konsisten melahirkan karya-karya batik khas Kabupaten Tangerang.

Lewat karyanya, Nuro ingin mengikis persepsi sebagian orang tentang batik yang dianggap terlalu formil dan membosankan. Di tangan Nuro itu pula, batik pun menjelma menjadi lebih fashionable, namun tetap tak menghilangkan ciri khas batik yang membuat penggunanya terlihat kharismatik.

Dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang, karya-karya Nuro lewat brand NuroRatu ditampilkan lewat desain baju batik khas kabupaten Tangerang dengan berbagai macam mode. Karya-karya itu diperagakan oleh para model pada acara puncak Grand Final Tangerang Fashion Week (TFW) 2022.

BACA :  Pemkab Lebak Tak Anggarkan Pengadaan Vaksin Tahun 2021

Baju batik karya-karya desainer Nuro April Suherlan tersebut didesain dengan inovasi dan kreativitas menggunakan bahan modern dan berbeda. Terdapat 40 karya original desain model batik khas Kabupaten Tangerang yang dipamerkan.

“Salah satu tujuan saya mengikuti kegiatan Tangerang Fashion Week tahun 2022 ini untuk mengangkat kearifan lokal batik khas buatan daerah kabupaten Tangerang agar lebih dikenal oleh masyarakat luas,” kata Nuro.

Ia menuturkan hal tersebut dilakukan agar dapat menginspirasi masyarakat untuk dapat mengembangkan baju batik khas Kabupaten Tangerang.

“NuroRatu mengaktulisasikan dengan memberikan inspirasi untuk pengunaan pakaian batik agar tidak membosankan, bahwa batik itu ternyata bisa dipadu padankan tanpa mengurangi citra batik itu sendiri,” tuturnya.

BACA :  Partai Demokrat Ingin Mengulang Momen Kejayaan Tahun 2009, Sinyal Iti Jayabaya Maju di Pilgub Banten?

Sementara itu, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Tangerang mengapresiasi salah satu upaya pengembangan kearifan lokal tersebut.

“Kami mewakili Pemkab Tangerang menyampaikan apresiasi dan juga penghargaan atas berbagai usaha-usaha kegiatan yang dilakukan oleh pihak swasta dan komunitas-komunitas masyarakat lainnya yang bertujuan untuk menggerakkan sektor ekonomi, khususnya ekonomi kreatif lokal serta UMKM,” ungkap Karnadi, Sekretaris Disporbudpar Kabupaten Tangerang.

Dia mengatakan Pemkab terbuka bagi desainer daerah untuk merancang model-model batik daerah Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Pemkab juga sudah melakukan kolaborasi dalam menciptakan kreativitas seni pada batik Kabupaten Tangerang.

“Batik Kabupaten Tangerang disamping sudah ada, kita juga akan membentuk kolaborasi yang lain, karena memang banyak model-model batik yang ada di setiap kecamatan. Kalau sudah di rancang nanti kita tetapkan, nanti hak ciptanya dibeli oleh pemerintah daerah, kita biasanya promosi dulu ke pemerintah, ada gerai dan sebagainya,” tukas Karnadi.

BACA :  Warga Suralaya Menjerit Banyak Orang Luar Daerah Berduyun-duyun ke Cilegon Garap Mega Proyek PLTU Jawa 9 dan 10, yang Lokal Mana?



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler