Connect with us

METROPOLITAN

Wahidin Halim Sebut MTQ Cenderung Hanya Ajang Seremoni Tanpa Makna

Published

on

Wahidin Halim

Wahidin Halim menilai, MTQ cenderung hanya menjadi ajang seremoni tanpa makna. Menurutnya, perlu menjadi renungan ketika nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran tak lagi menjadi pedoman. (Foto: Saepulloh/Banten Hits)

Serang – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XV tingkat Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, resmi dibuka, Senin (16/4/2018) malam.

Lomba bernuansa reliji yang akan berlangsung hingga 19 April 2018 tersebut dibuka dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, Ketua Umum LPTQ Nasional Muhammadiyah Amin, Ketua LPTQ Banten Prof. Sholeh Hidayat dan DPRD Banten.

BACA JUGA: MTQ XV Banten Tanpa Pawai Taaruf

Wahidin mengaku, momen pembukaan MTQ mengingatkan dirinya saat masih berusia 7 tahun. Kala itu, ia diajak orangtuanya menghadiri MTQ Nasional di Stadion Bung Karno dengan menumpang sebuah truk.

Dalam keadalaan lapar kata WH sapaan akrab mantan wali kota Tangerang ini, ia mendergar indahnya lantunan ayat suci Alquran.

“Saat itu sangat menghayati Alquran, sarat dengan makna. Tanpa disadari dari sore sampai pagi hingga tidur menyatukan hati dan pikiran, terdengar lantunan merdunya suara qari dan qariah yang sangat saya kagumi,” tutur WH mengenang.

Sayangnya, saat ini MTQ cenderung hanya menjadi ajang seremoni tanpa makna akibat terjadinya degradasi dengan banyaknya tontonan televisi yang kurang bermanfaat. Ia berharap, MTQ tahun ini bisa membebaskan rakyat Banten dari buta aksara Alquran.

“Ini menjadi renungan, apakah ada yang salah dari diri kita? Ketika nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran tidak lagi jadi pedoman. Padahal, dalam Alquran jelas terdapat kalimat Iqra yang artinya bacalah. Baca fenomena alam, fenomena sosial antar sesama manusia maupun hubungan kita sebagai manusia dengan Allah,” terang WH.

Belum lagi kata dia, saat ini sudah terjadi degradasi moral. Marak kebencian, rasa iri dan dengki, hoax dan berita buruk yang mengupas aib seseorang, bahkan sampai dengan menghina presiden yang seyogianya harus dihormati.

“Sadarkah kita hari ini dan kemarin yang seharusnya Alquran menjadi panduan dan pedoman hidup. Maka melalui MTQ ini, saya mengajak semuanya mari bangun dan bangkitkan hubungan persaudaraan kita, hubungan antar bangsa,” pesan WH.

Pria kelahiran 14 Agustus 1954 ini juga turut memaparkan progres pembangunan Pemprov Banten sejak dijalankannya bersama Andika. Menurutnya, hampir setahun ini pihaknya berupaya merubah paradigma budaya kerja dan mindset perubahan untuk kemajuan Banten.

BACA JUGA: Dikritik Mahasiswa Banten, WH Sebut Dirinya dan Andika Orang Benar

“Tapi perubahan itu perlu waktu. Komitmen saya tetap mewujudkan pendidikan gratis dan kesehatan gratis walaupun masih terhadang. Yang penting hakikat tujuannya demi perubahan Banten, membangun masyarakat akhlakul karimah bersendikan Alquran. Masyarakat juga bisa saling menghargai, toleransi dan saling menghormati,” paparnya.

“Saya ingin peserta semangat dan jaga sportivitas. Begitupun dewan hakim yang dikukuhkan agar hasil penilaian betul-betul adil,” imbaunya.

Targetkan Pertahankan Juara Umum MTQ Nasional

Wahidin Halim berharap, Provinsi Banten bisa mempertahankan juara umum.

“Kalau tahun lalu bisa menang, sekarang juga harus bisa juara. Tapi tidak semata-mata juara, yang terpenting syiar agama kepada masyarakat, karena banyak lahir dari anak-anak kita yang bisa hafal Alquran,” harapnya.

BACA JUGA: Banten Cetak Sejarah, Juara Umum MTQ Nasional ke-XXVI

Juara pada MTQ tingkat provinsi akan dibawa untuk di ajang MTQ tingkat Nasional yang berlangsung di Sumatera Utara. Namun, pembinaan hingga pemantapan akan tetap dilakukan agar benar-benar terpilih qari-qariah terbaik mewakili Banten.

“Mudah-mudahan tahun 2018 kita dapat mempertahankan juara umum MTQ Nasional,” ucap Sholeh.(Nda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + thirteen =

Trending