Connect with us

METROPOLITAN

Terpidana Terorisme Mengamuk di LP Dewasa Tangerang

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Kerusuhan terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I A Tangerang, Selasa (12/03/2013) sekitar pukul 10.00 – 11.45 WIB. Sedikitnya 16 terpidana kasus terorisme di berbagai wilayah yang menjalani masa hukuman di LP Kelas I A ini, mengamuk di dalam LP.

Mereka memaksa hendak mengadili sendiri, pelaku penganiayaan terhadap rekan mereka di LP Salemba beberapa waktu lalu. Pelaku penganiayaan terhadap rekan terpidana kasus terorisme ini, dilakukan oleh lima terpidana kasus kerusuhan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Tangerang, Banten Hits.com– Kerusuhan terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I A Tangerang, Selasa (12/03/2013) sekitar pukul 10.00 – 11.45 WIB. Sedikitnya 16 terpidana kasus terorisme di berbagai wilayah yang menjalani masa hukuman di LP Kelas I A ini, mengamuk di dalam LP.

BACA :  Peringati HUT RI, Anggota Pramuka di Lebak Bersih-bersih Balong Ranca Lentah

Mereka memaksa hendak mengadili sendiri, pelaku penganiayaan terhadap rekan mereka di LP Salemba beberapa waktu lalu. Pelaku penganiayaan terhadap rekan terpidana kasus terorisme ini, dilakukan oleh lima terpidana kasus kerusuhan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Lima terpidana kerusuhan RSPAD yang diincar oleh 16 terpidana kasus terorisme ini, dipindahkan dari LP Salemba beberapa hari lalu ke LP Kelas I A Tangerang.

“Pintu sel sudah terbuka. Lima terpidana yang menjadi sasaran amuk mereka terluka,” kata Agus Toyib, Kalapas Tangerang beberapa saat setelah kejadian.

Kerusuhan ini terjadi, menyusul aksi yang dilakukan oleh puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Aktivis Syariat Islam (FAKSI) di depan LP Dewasa Tangerang.

BACA :  Menguak Misteri di SMKN 7 Tangsel; Dari Tempat Warga Buang Sampah sampai Duit APBD Rp 10 M Diduga Jadi Bancakan

Tujuh orang dari pengunjuk rasa, memaksa masuk ke dalam LP. Mereka meminta agar lima terpidana kasus kerusuhan di RSPAD Gatot Subroto yang dituding melakukan penganiayaan terhadap rekan mereka, diserahkan kepada mereka untuk diadili.

“Berbarengan dengan tujuh orang pengunjuk rasa masuk, para terpidana kasus terorisme sudah mengamuk di dalam LP, ujar Agus Toyib.

“Kami menuntut qishah (Nyawa dibayar nyawa). Mereka (lima terpidana kasus kerusuhan RSPAD), sudah melakukan penganiayaan terhadap rekan kami di LP Salemba,” kata Fahri juru bicara FAKSI sesaat setelah keluar dari LP Dewasa Tangerang.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler