Connect with us

METROPOLITAN

Awas! Kolangkaling dan Agar-agar Berformalin

Published

on

Banten Hits.com– Sejumlah makanan yang banyak dimintai masyarakat, terlebih saat bulan puasa ini, kembali diketahui mengandung sejumlah zat berbahaya seperti formalin. Formalin tersebut ditemukan pada jenis makanan seperti kolangkaling, agar-agar, dan tahu.

Penemuan bahan makanan mengandung formalin ini, diketahui setelah petugas gabungan dari Pemkot Tangsel menggelar razia di Pasar Serpong dan supermarket di kawasan Serpong Utara, Kamis (25/7/2013). Petugas gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, Disperindag serta Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

Banten Hits.com– Sejumlah makanan yang banyak dimintai masyarakat, terlebih saat bulan puasa ini, kembali diketahui mengandung sejumlah zat berbahaya seperti formalin. Formalin tersebut ditemukan pada jenis makanan seperti kolangkaling, agar-agar, dan tahu.

Penemuan bahan makanan mengandung formalin ini, diketahui setelah petugas gabungan dari Pemkot Tangsel menggelar razia di Pasar Serpong dan supermarket di kawasan Serpong Utara, Kamis (25/7/2013). Petugas gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, Disperindag serta Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

Razia ini berawal dari Pasar Serpong. Petugas gabungan menemukan tahu putih besar dan agar-agar mengandung formalin setelah diuji di laboratorium, barang-barang tersebut kemudian disita untuk dimusnahkan.

Di sebuah supermarket di kawasan Serpong Utara, petugas melakukan pemeriksaan terhadap parcel dan makanan kemasan, untuk mencari bahan makanan kadaluarsa. Namun, petugas malah menemukan kolangkaling dalam kemasan yang mengandung formalin.

Terhadap temuan itu, petugas langsung meminta agar pengelola supermarket itu segera menarik kolangkaling kemasan agar tidak diperjualbelikan kembali.

Kepala Satpol PP Sukanta mengatakan, akan terus memantau produsen tahu yang ada di Kota Tangsel. Jika para produsen ini masih kedapatan memproduksi tahu dengan menggunakan formalin, maka akan ditertibkan dan dipidanakan.

“Dari hasil razia sejumlah pasar, kami sudah kantongi nama produsen tahu itu. Kami akan segera ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengelolanya,” ungkapnya.

Dikatakan Sukanta, sejak tahun kemarin, pihaknya sudah memetakan produsen tahu mana saja yang masih menggunakan formalin dalam proses produksinya. Produsen tahu tersebut, berlokasi di Serua dan Jombang di Kecamatan Ciputat dan Kedaung di Kecamatan Pamulang.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 19 =

Trending