Connect with us

CITARASA

Gule Kepala Ikan Mas Agus Beneran Maknyus

Published

on

Bagi Anda yang sedang mencari referensi tempat makan yang enak, di Jalan Hasyim Ashari, Kota Tangerang, tepatnya di seberang RS Usada Insani, ada pusat jajanan D’ Tonel. Ada banyak macam makanan yang ditawarkan di tempat itu, salah satunya Gule Kepala Ikan Mas Agus.

Saat Banten Hits mengunjungi tempat itu, akhir Maret 2015 lalu, poster maestro kuliner Indonesia, Bondan “Maknyus” Winarno tampak terpasang di muka warung. Tak hanya itu, testimoni dan foto sejumlah selebritas di Indonesia juga ditempel berderet di dindingnya.

“Soal rasa adalah soal selera,” pikir saya waktu itu. Karenanya, kemudian saya memutuskan untuk menguji testimoni sang maestro kuliner tentang Gule Kepala Ikan Mas Agus itu.

Namanya memang gule kepala ikan, namun yang disajikan bukan hanya kepala ikannya saja melainkan ikan utuh dari kepala sampai ekor. Ikan yang disajikan di tempat ini adalah ikan-ikan segar seperti kakap dan patin.

BACA :  Berkunjung ke Cinde Wulung; Restoran yang Mendunia dengan Harga Bersahaja

Begitu pesanan gule kepala ikan saya tersaji di meja, mata saya langsung terbius tekstur ikan yang sudah tanpa kulit dengan kuah kuning mengkilat. Semula saya menduga sajian ini menggunakan minyak, namun ternyata, minyak yang bercampur dengan kuah itu adalah lemak ikan yang lumer… Hmmmmm…

Pada suapan pertama, saya merasakan paduan bumbu yang luar biasa meresap ke lidah. Daging ikan yang empuk dengan aroma rempah semakin membuat semangat suapan saya berikutnya.

Bumbu-bumbu yang digunakan ternyata meresap ke seluruh rongga tubuh ikan. Makanya jangan heran, jika makan di tempat ini, piring-piring pengunjung hanya menyisakan duri-duri ikan saja. Semua pasti tak ingin melewatkan sensasi “membongkar” kepala ikan kakap yang lezat.

BACA :  Si Gelas Jumbo Pelepas Dahaga ala Jus "Kode"

Menurut Alvin, salah seorang pramusaji, seluruh bahan makanan hingga bumbu yang disajikan di tempat itu dikirim dari Solo, yang menjadi pusat Gule Kepala Ikan Mas Agus. Warung makan ini memang franchise, tersebar di sedikitnya 31 tempat. Dan di D’ Tonel adalah yang terakhir.

“Semua dikirim dari solo. Pertimbangannya untuk menjaga kualitas,” kata Alvin.

Meski didatangkan dari solo, ikan-ikan yang disajikan tetap terlihat segar. Aroma rempah dan paduan bumbu juga terasa seperti dibuat mendadak saat itu juga.

Selain gule kepala ikan, di tempat ini juga tersedia menu lainnya yakni, tomyang kepala ikan utuh, tomyam belly, dan tomyam ikan patin.

“Memang yang favorit gule kepala ikan,” terang Alvin.

BACA :  Menikmati Segarnya Varian Susu Murni di Kedai Bale Milk

Pada jam makan siang di hari kerja, tempat ini dipadati pengunjung sejak pukul 11.00-14.00 WIB. Jika Anda terlambat datang, Anda pasti sudah kehabisan seluruh menu di tempat ini.

Sajian di Gule Kepala Ikan Mas agus benaran maknyus. Dan yang luar biasa, untuk satu potong ikan kakap yang disajikan, harganya hanya Rp 19.000. Murah banget kan??

Selain murah, menu di tempat itu kaya rempah dan rendah kolesterol. Bahkan, bumbu-bumbu yang digunakan seperti jahe, lengkuas dan kunyit, sejak dulu diyakini mampu mengobati berbagai penyakit seperti anti oksidan, mengobati kanker, serta mencegah sakit kepala.

Nah, tunggu apalagi? Buruan cobain gule kepala ikannya, lalu nikmati sensasi melumat kepala ikan sampai tandas..(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler