Connect with us

METROPOLITAN

Bupati Iti Sesalkan Kritik Tak Mendasar dan Kebablasan

Published

on

Banten Hits – Gelombang kritik dari sejumlah elemen kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak yang terjadi belakangan ini, disesalkan Bupati Iti Octavia Jayabaya. Pasalnya, selain tidak mendasar, Iti menilai kritik yang disampaikan juga sudah kebablasan.

“Kami (Pemda Kabupaten Lebak) sama sekali tidak alergi terhadap kritikan. Tapi, kalau kritik yang disampaikan justru tidak membangun dan malah merusak fasilitas itu malah tidak benar,” tegas Iti, di acara bersama Pencanangan Padat karya, Bulan Bhakti gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Xll, peringatan Hari Keluarga Nasional (HKN) XXll dan peringatan hari kesatuan PKK ke 43, di Pendopo Kabupaten Lebak, di Rangkasbitung, Rabu (20/5/2015).

Menurutnya, Negara tidak melarang menyampaikan aspirasi dan mengeluarkan pendapat karena hal tersebut memang diatur dan diperbolehkan dalam Undang-undang. Tapi tentunya, lanjut Iti, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh elemen masyarakat manapun harus dilakukan dengan etika dan aturan.

BACA :  Pengedar di Cilegon Jadikan Pelajar Target, Awas Jangan Sampai Generasi Muda Diperbudak Obat Terlarang!

“Kami mempersilahkan kepada masyarakat yang ingin melaporkan jika menemukan masalah dalam setiap program. Tapi tentunya, apa yang disampaikan harus objektif, ditunjang dengan data akurat serta dilakukan dengan baik dan sopan,” jelasnya.

Lebih jauh orang nomor satu di Kabupaten Lebak ini tidak menampik jika dalam merealisasikan sejumlah program masih ditemukan kekurangan. Namun, puteri dari Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya ini tak patah arah dengan segala keterbatasan SDM dan anggaran yang dimiliki Kabupaten Lebak saat ini. Dirinya tetap optimis dan berkomitmen bersama jajaran di Pemkab Lebak bisa terus mengejar pembangunan demi pelayanan publik yang memadai.

“Dari awal kami berkomitmen untuk cepat membangun ketertinggalan dari infrastruktur, pendidikan maupun kesehatan,” pungkasnya.(Rus)

BACA :  Bus Budiman dari Tangerang Tetap Beroperasi Walau Tasikmalaya Sudah Local Lockdown



Terpopuler