Connect with us

METROPOLITAN

Ryuji Marhaenis Kaizan, Bayi Pengidap Kelainan Hati di Tangsel Meninggal

Published

on

Banten Hits – Ryuji Marhaenis Kaizan (9 bulan) bayi yang sejak lahir mengidap kelainan fungsi hati atau atresia billier, meninggal dunia, Senin (8/6/2015) pukul 01.45 WIB. Ryuji menghembuskan nafas di ruang PICU RSCM Jakarta.

Wartawan Banten Hits Rie Rihana melaporkan, Buah hati pertama pasangan Ferry Yuniar dan Luthfianti yang tinggal di Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini telah menjalani dua kali operasi penyakit hernia. Terakhir, Ryuji menjalani operasi, Kamis (4/6/2015).

“Dedenya sekarang sudah tenang, sudah enggak perlu lagi ngerasain sakit. Ini takdir terbaik untuk Ryuji,” ungkap ibu kandung Ryuji yang akrab disapa Upi.

Menurut Upi, Ryuji sebenarnya sudah mulai membaik, meski memang perutnya terus membesar dan kulitnya semakin menguning. 

BACA :  Pengacara Abraham Ben Moses Pendeta Penista Nabi Bersitegang dengan Polisi di PN Tangerang

“Karena perut dedenya semakin membesar, menekan ususnya, makanya ususnya jadi turun. Maka dilakukanlah operasi hernia,” ujar Upi. 

Beberapa saat setelah operasi, kata Upi, jahitannya lepas dan harus dilakukan operasi ulang. Saat itulah Ryuji harus kembali masuk kamar operasi untuk membenahi jahitannya yang lepas.

Setelah dioperasi, Ryuji kembali masuk PICU atau ICU untuk bayi. Namun, keadaanya pada Senin (8/6/2015) dini hari tak sadarkan diri hingga akhirnya Ryuji pun menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 01.45 WIB.

“Dokter mengatakan ada pendarahan di dalam perut dedenya. Ini yang terbaik, dedenya sudah tenang di sana,” ucap Upi mencoba tabah.

Meski mengaku ikhlas, Upi tetap menangis ketika jasad buah hati pertamanya dimasukan ke dalam liang lahat.

BACA :  Libur Lebaran, Dinkes Tangsel Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal

Ryuji sudah sejak lahir mengidap kelainan hati atau atresia billiner yang menyebabkan hatinya tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk menyembuhkannya, dia harus menjalani operasi transpalansi hati. Namun, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk menjalani operasi tersebut.(Rus) 



Terpopuler