Connect with us

METROPOLITAN

Seleksi Dirut PD Pasar Kota Tangerang Diikuti Lima Peserta Internal

Published

on

Banten Hits – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar seleksi pemilihan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Senin (3/8/2015). Proses seleksi tersebut diikuti oleh lima peserta dari internal PD Pasar, yakni para kepala divisi di PD Pasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri selaku Sekretaris Tim Seleksi menjelaskan, proses seleksi dirut PD Pasar tersebut dilakukan setelah masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PD Pasar yang dijabat Titin Mulyati selesai 3 Agustus 2015.

“Proses seleksinya kita juga melibatkan aksessor profesional,” kata Dadi seperti dilansir siaran pers Humas dan Protokol Pemda Kota Tangerang, Senin (3/8/2015).

Menurut Dadi, proses seleksi tersebut diharapkan dapat menghasilkan Dirut PD Pasar yang kompeten yang bisa meningkatkan kinerja PD Pasar secara umum sekaligus mengembangkan ekonomi kecil dan menengah masyarakat melalui revitalisasi pasar tradisional di Kota Tangerang.

BACA :  60 Penyandang Cacat di Banten Terima Bantuan Kaki Palsu

Dadi menyampaikan, Dirut PD Pasar yang terpilih juga harus bisa menyelesaikan persoalan pasar-pasar tradisional terutama dalam hal penanganan kebersihan dan penataan pasar yang menjadi tangung jawabnya. Sehingga kesan pasar tradisional yang nampak kurang terurus, semrawut oleh pedagang kaki lima yang seenaknya berjualan di badan jalan dan preman tidak ditemukan lagi di pasar-pasar yang ada dibawah pengelolaan PD Pasar Kota Tangerang.

“Dirut PD Pasar juga harus bisa mengembangkan pasar-pasar di 13 kecamatan sehingga masyarakat mendapat akses yang mudah terhadap kebutuhan bahan pokoknya sekaligus mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Selain itu, Dadi juga mengharapkan agar Dirut PD Pasar harus terus melakukan inovasi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui revitalisasi pasar. 

BACA :  Irna: Kami Tunggu Prestasinya, Pemuda-pemudi Pemimpin Hari Esok

“Selama inikan pasar tradisional kesannya kumuh, itu harus diubah, dan PD Pasar harus mampu menghilangkan stigma itu dengan program revitalisasi pasar,” jelasnya.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler