Connect with us

METROPOLITAN

‘Tertahan’ Mi Instan, Jemaah Haji Banten Selamat dari Tragedi Jatuhnya Crane Masjidil Haram

Published

on

Banten Hits – Sebuah crane yang merupakan peralatan dalam pengerjaan proyek perluasan Masjidil Haram terjatuh dan menimpa jema’ah haji.

Media timur tengah The Khaleej Times menyebut banyak korban jatuh, sementara The Daily Star menyebut 52 jemaah haji diduga meninggal dunia.

Dini Listiandini, jemaah haji Banten yang dihubungi Banten Hits melalui telepon genggamnya, Sabtu (12/9/2015) mengaku bersyukur selamat dari tragedi itu dan dalam keadaan sehat walafiat, meski nyaris menjadi bagian dari korban tertimpa crane.

Dini yang merupakan jamaah Kloter 28, ditempatkan di daerah Jarwal, Maktab 50 Rumah 709 yang jaraknya ke lokasi kejadian hanya 1,8 KM. Dini dan empat jamaah yang bersamanya hendak berangkat sebelum kejadian.

BACA :  Dijanjikan Pengangkatan PNS, 300 Pegawai RSUD Kota Tangerang Nasibnya Tak Jelas

Jemaah lain menunggunya di lobi sambil menunggu taksi. Namun entah mengapa Dini yang sudah siap berangkat tiba-tiba ingin makan mi instan. Usai menyantap mie instan, barulah ia turun ke lobby, namun sesampainya di lobi, tiba-tiba badai pasir yang disertai petir datang dan menimbulkan suasana panik.

“Di luar angin berpasir kencang berhembus berbarengan dengan kilatan petir,” ungkapnya.

Meski merasa kecewa dengan situasi tersebut, akhirnya mereka urungkan niat pergi ke Masjidil Haram, dan memutuskan untuk kembali ke kamar saja sambil menunggu badai reda.

“Akhirnya kita ngaji di kamar saja,” ungkapnya.

Ketika mendengar kabar jatuhnya crane yang memakan banyak korban, Dini yang sebelumnya mengaku kecewa akhirnya merasa bersyukur. Seolah mi instan yang menyebabkannya terlambat turun adalah momen untuk menunggu sampai badai pasir yang disertai pasir itu datang, sehingga Dini dan empat jamaah bersamanya tidak berada di lokasi jatuhnya Crane.(Rus)

BACA :  Sembilan Hari setelah Kematian dr. Archi, Indomaret Iko Jatmiko Masih Dipasang Garis Polisi

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 5 =

Terpopuler