Connect with us

METROPOLITAN

Warga Bojong Pandeglang Terjangkit ISPA Akibat Jalan Berdebu

Published

on

Banten Hits – Warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang dilaporkan sudah mulai terjangkit ISPA yang ditimbulkan oleh debu dari proyek pembangunan jalan Bojong-Saketi yang sudah berlangsung dua selama dua bulan.

Menurut Rifa’i, salah seorang warga Kampung Bojong, Desa Citumenggu, Kecamatan Bojong, debu tebal yang berasal dari pembangunan jalan sudah angat mengganggu warga. Warga mengira, perusahaan pelaksana proyek tersebut sudah menyiapkan antisipasi untuk mencegah debu tebal terhirup warga.

“Kalau pembangunan jalan tidak segera dilakukan dan debu terus bertebaran, itu akan menimbulkan masalah. Bahkan sekarang sudah terbukti dengan adanya warga yang terkena penyakit saluran pernapasannya,” kata Rifa’i kepada Banten Hits, Kamis (1/10/2015).

BACA :  Vaksin COVID-19 Tiba di Pandeglang, Dokter dan Forkopimda Disuntik Perdana Senin

Rifai dan warga lainnya berharap, pembangunan jalan di daerahnya bisa segera dikerjakan oleh pelaksana karena warga yang rumahnya di sepanjang jalan itu sudah nyaris putus asa membersihkan debu tebal yang setiap hari masuk ke rumahnya.

“Lantai dan rumah tidak pernah bebas dari debu.Bahkan debunya juga sudah seperti pasir lembut, bukan debu biasa. Makanya kami mengharapkan agar cepat dilakukan perbaikan jalan,” tuturnya.

Terkait soal jalan berdebu ini, Camat Bojong Unang Ramdana mengatakan, pihak kecamatan sangat kecewa dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) yang tidak mengantisipasi debu saat melaksanakan pembangunan.

“Kami sudah menegur pihak terkait, tapi non formal. Dan jawaban dari pihak PT PP akan mengantisipasinya. Kasihan lah masyarakat saluran pernafasannya terganggu,” kata Unang.

BACA :  Jelang Ramadan, Bupati Zaki Sidak Pasar Kelapa Dua

Unang menegaskan, pihaknya akan menegur secara formal ketika sudah menerima aduan dari kepala desa, supaya sesuai prosedur dan tidak menyalahi aturan.

“Kami akan menegur langsung pihak PT PP setelah menerima laporan dari kepala desa, karena itu sudah prosedur dan itu sudah aturannya. Selama ini kami belum menerima aduan dari masyarakat,” pungkasnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler