Connect with us

METROPOLITAN

Ini 10 Kasus di Bandara Soetta yang Sering Diadukan Penumpang

Published

on

Banten Hits – PT Angkasa Pura II bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YKLI) mencatat, ada sepuluh kasus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang kerap diadukan masyarakat pengguna jasa penerbangan.

Sepuluh kasus yang sering diadukan para penumpang diantaranya, bagasi hilang atau rusak, taksi gelap, parkir, fasilitas trolley, asap rokok di Bandara, toilet, kursi tunggu, petugas tidak responsif, porter nakal, serta adanya calo tiket yang berkeliaran di Bandara Internasional tersebut. Dari deretan kasus tersebut, kasus bagasi hilang menempati urutan pertama.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya kemarin, mengaku, untuk menangani keluhan tersebut, AP II bersama para stakeholder terkait dibantu pihak Kepolisian Bandara dan TNI, terus melakukan upaya perbaikan.

BACA :  Bukan Tawuran, Pelajar Asal Bogor Tewas Diduga Diserang Geng Motor

“Dari bulan Mei 2015, sudah ada beberapa kegiatan yang kita lakukan sebagai langkah perbaikan dari kasus-kasus tersebut,” kata Budi dalam Press Conference penanganan bagasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Misalnya kata Budi, terkait dengan penanganan taksi gelap yang sebelumnya dikoordinasi oleh lembaga tidak jelas, saat ini pengelolaannya dilakukan oleh perusahaan yang diketahui atau disetujui oleh PT AP II. Sehingga, sudah ada jaminan, taksi gelap tidak akan beroperasi. Begitu juga dengan troli, yang terus ditambah jumlahnya.

“Soal larangan merokok juga sudah diimbau oleh costumer service kami. Ruang layanan publik juga sudah jauh lebih baik,” akunya.

Sementara, untuk sumber daya portter dan juga ketersediaan parkir juga sudah diupayakan jauh lebih baik dari beberapa bulan sebelumnnya. Lalu pada Oktober, AP II bersama Polres Bandara Soetta juga telah melakukan pendalaman terkait kasus kehilangan.

BACA :  Ekspedisi Relawan Pandeglang Kembali Digelar 7-9 Desember 2018

“Jujur, di lapangan kami sering mendapatkan laporan kehilangan. Maka kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, siapa yang melakukan, apa saja yang dilakukan, apa saja yang hilang, semua kami selidiki lebih mendalam,” pungkasnya.(Nda)



Terpopuler