Connect with us

Pemkot Tangerang

Bersaing di Pasaran, Pelaku Usaha Harus Kreatif dan Manfaatkan Teknologi

Published

on

Kota Tangerang – Tak sedikit orang yang ingin berkecimpung pada suatu bisnis, namun tidak terjun langsung ke bisnis tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, salah satunya keterbatasan modal.

Selain permodalan, kondisi perekonomian negara yang masih kurang stabil juga mengakibatkan gairah Usaha Kecil Menengah (UKM) bergerak lambat.

Pemerintah, sebagai penyelenggara negara menyadari terhadao kondisi tersebut. Untuk menanggulangi masalah permodalan UKM, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya, seperti mencanangkan berbagai program yang bertujuan membantu para pelaku usaha agar dapat mengakses kredit perbankan dan lembaga keuangan bukan bank sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan. 

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Sosialisasi Dukungan Informasi Penyediaan Permodalan bagi UKM yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, di Aula Dinas Cipta Karya, Selasa (31/5/2016).

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah yang membuka acara tersebut, menyampaikan, untuk menjalankan bisnis atau usaha secara mandiri, modal memang dibutuhkan. Namun, modal juga diakui Arief bukan satu-satunya hal yang dapat mendukung kelancaran usaha.

“Modal terbesar lainnya yang tiada bernilai itu adalah akal. Dengan akal, kreativitas itu dapat tercipta,” kata Arief dihadapan para perwakilan pelaku UKM dari 13 Kecamatan.

Menjalankan usaha tak hanya dibutuhkan modal semata, diperlukan kreativitas serta pemanfaatan teknologi yang ada saat ini. Dengan begitu, usaha akan terus berkembang sehingga produk yang ditawarkan pun dapat bersaing di pasaran. Terlebih, dalam menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).    

Walikota berpesan kepada para pelaku UKM untuk dapat terus berkreativitas, melalui penyajian, kualitas, kemasan maupun pemasaran produknya.

“Produk harus dapat disajikan sebagus mungkin agar dapat menarik minat pembeli. Jangan berhenti berusaha dan terus berkreativitas dalam menjalankan usaha,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjut Arief, diharapkan akan dapat turut memberikan keyakinan dan kepercayaan bagi pihak bank atau pinjaman lainnya untuk dapat memberikan kemudahan modal usaha untuk para pelaku UKM.

Pemkot Tangerang sesuai dengan kewenangannya terus berupaya memfasilitasi para pelaku UKM dengan menyelenggarakan pemberdayaan UKM berupa pengembangan usaha, kemitraan, perizinan, koordinasi serta pengendalian.

Kegiatan sosialisasi ini, salah satu upaya pembinaan bagi UKM yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam rangka pemberdayaan untuk meningkatkan permodalan dan produktivitas UKM.

Dengan terwujudnya kemudahan akses permodalan bagi para UKM yang dilakukan oleh Pemkot terutama dalam pengembangan usaha yang kokoh, akan dapat memberdayakan UKM sehingga dapat tumbuh dan berkembang. Yang akhirnya, akan dapat memantapkan struktur dan kemandirian perekonomian daerah maupun nasional.

“Kami akan selalu berusaha untuk mendampingi para pelaku UKM agar keberadaan UKM semakin berkembang dan berdaya saing,” tegasnya.(Humas Kota Tangerang)

Trending