Connect with us

METROPOLITAN

Jumlah Buta Aksara di Lebak Capai 5.300 Jiwa

Published

on

 

Banten Hits – Selain kekurangan tenaga pengajar, saat ini sebanyak 5.300 orang warga Lebak masih buta aksara atau buta huruf dengan rata-rata umur di atas 40 tahun.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, saat melepas kegiatan Bakti Karya Mandiri (BKM) Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Setia Budhi Rangkasbitung, Kamis (4/8/2016) di aula terbuka kampus setempat.

Menurut Ade, masih tingginya angka buta huruf di Kabupaten Lebak ini, diharapkan dapat diminimalisir dengan adanya kegiatan BKM mahasiswa STKIP Setia Budhi ini.

“Data sebanyak 5300 tersebut kebanyakan dari kalayangan suku Baduy, karena mereka mempunyai adat yang melarang warganya untuk bersekolah, dan mayoritas mempunyai umur di atas 40 tahun,” kata Ade, kepada awak media usai acara, Kamis (4/8/2016).

BACA :  Restu Gubernur Banten Soal SSA di Kota Serang Tak Kunjung Keluar, Dishub: Kewenangan Jalannya Ada di Nasional

Sementara itu, Ketua STKIP Setia Budhi Rangkasbitung Madsidi menyatakan, pihaknya berharap dengan kiprah STKIP Setia Budhi mencetak tenaga pengajar setiap tahunnya, diharapkan bisa dimanfaatkan Pemkab Lebak untuk menutupi tenaga pengajar yang masih kekurangan hingga tiga ribuan.

“Saya yakin mahasiswa lulusan STKIP Setia Budhi Rangkasbitung ini dapat bersaing dan meningkatkan kualitas pendidikan di Lebak ini khususnya,” ucap Madsidi. (Rus)

 



Terpopuler