Connect with us

Pemkot cilegon

MUI Ujung Tombak Peningkatan Kualitas Agama di Cilegon

Published

on

Kota Cilegon – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciwandan masa khidmat 2016-2021 dilantik Wakil Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, di aula kantor Kecamatan Ciwandan, Kamis (1/9/2016).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menjelaskan, MUI berperan meningkatkan kualitas keagamaan di Kota Cilegon, terutama sebagai wadah para ulama untuk membentuk program yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui, MUI merupakan wadah musyawarah para ulama, zuama dan cendikiawan muslim, sebagai wadah pewaris tugas-tugas para nabi, sebagai pemberi fatwa, sebagai pembimbing dan pelayan umat, juga sebagi penegak amar ma’ruf nahi mungkar,” kata Edi Ariadi.

Wakil Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada MUI yang selama ini turut mengawal roda pemerintahan dan pembangunan di berbagai bidang, dalam mewujudkan masyarakat Cilegon yang lebih baik dan sejahtera.

“Melalui pelantikan dan rapat kerja pengurus MUI Kecamatan Ciwandan ini, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi MUI. Saya berharap, MUI Kecamatan CIwandan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam merumuskan langkah-langkah strategis dan program kerja yang bisa dilaksanakan dalam rangka memperkuat dinamika organisasi MUI di masa mendatang,” paparnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada pengurus MUI untuk mencari solusi dari keinginan Masyarakat terhadap ulama, agar lebih berperan lebih dari sekedar berceramah atau memberikan tuntunan dan pengarahan bagi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraannya.

“Masyarakat menginginkan ulama mencarikan alternatif-alternatif baru bagi pemecahan problem-problem keagamaan dan kemasyarakatan, khususnya jika alternatif yang sudah ada bertentangan dengan ajaran agama,” ujarnya.

“Jangan hanya mengandalkan ceramah saja, tapi juga bisa menawarkan ide dan gagasan, memberikan solusi untuk memecahkan problem keagamaan dan kemasyarakatan, termasuk salah satu pendekatan dan metode da’wah baru yang efektif,” sambungnya.

Terkait dengan rapat kerja yang dilaksanakan oleh pengurus MUI Ciwandan, Edi meminta agar mengedepankan bobot dan efektifitas program dibanding banyaknya program.

“Para pengurus harus berpikir strategis dan profesional dalam menyusun program kerja, sehingga program kerja MUI tidak sekedar menampilkan daftar keinginan yang belum tentu bisa direalisasikan,” pintanya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Cilegon, Sayuti Ali berpesan, MUI Ciwandan menyusun program yang sesuai dengan organisasi MUI, sesuai dengan dasar hukum dan pedoman rumah tangga. Pasalnya, dibutuhkan sinergitas yang baik antara kegiatan MUI kota dan MUI kecamatan.

“Program yang dilakukan MUI Kota Cilegon tidak akan bisa berjalan tanpa ada bantuan dari MUI kecamatan, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, saya menitipkan program yang sinergi dan meminta kerja samanya dalam menjalankan program MUI ini demi kebaikan masyarakat,” harapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Ciwandan, perwakilan perusahaan dan lurah se-Kecamatan Ciwandan serta unsur Forkopimda Ciwandan.(Kominfo Setda Kota Cilegon)

Trending