Connect with us

METROPOLITAN

Dua Mantan Bendahara Dindik Pandeglang Tersangka Kasus Tunjangan Daerah

Published

on

Banten Hits – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Daerah (Tunda) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang.

Kedua orang yang ditetapkan tersangka adalah TS dan RB. Keduanya merupakan mantan bendahara di Dindikbud Pandeglang. TS menjabat bendahara pada tahun 2001 dan RB merupakan bendahara pada tahun 2012 hingga 2014.

Kejaksaan menetapkan keduanya setelah penyidik mempunyai dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka. Meski keduanya TS dan RB ditetapkan tersangka, namun keduanya tidak ditahan.

“Kasus tunda guru naik ke tahap dik khusus, maka kejari menetapkan dua tersangka sesuai alat bukti,” kata Kepala Kejari Pandeglang, Wahjudi Djoko Triono, Jumat (18/11/2016).

BACA :  Tempat Mangkal PSK Berkedok Penjual Kopi di Cikupa Dibongkar

Sebelum menetapkan TS dan RB, dilakukan gelar perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten pada 16 November 2016. Hasilnya, keduanya telah memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sudah memeriksa puluhan saksi, termasuk mantan Bupati Pandeglang, Erwan Kurubi.

Apakah akan ada tersangka lain dalam kasus tersebut, Kejari menyebut hal itu tak menutup kemungkinan.

“Tunggu hasil perkembangan penyidikan dan dua alat bukti,” ujar Kasi Pidsus, Feza Reza.

Penyidik lanjut Feza akan kembali memeriksa saksi-saksi untuk masing-masing tersangka. Dari keterangan keduanya, dimungkinkan muncul fakta-fakta baru yang kuat untuk menetapkan tersangka lain.

Soal kerugian negara, Feza belum dapat menyebutkan. Pasalnya, tim ahli masih menghitung kerugian akibat tindakan korupsi yang dilakukan dalam rentang waktu 2011 hingga 2015 tersebut.

BACA :  Ini Kata Muhammadiyah soal Pasal Penghinaan Presiden dan Hak Imuinitas DPR

“Masih dihitung oleh ahli yang berkomepeten,” ucapnya.

Selain Erwan Kurtubi, sederat nama pejabat lainnya yang diperiksa adalah Sekda Pandeglang Aah Wahid Maulany, Asda III Dadan Tafif Daniel, serta pejabat lain yang pernah menjadi orang nomor satu di lingkungan Dindikbud, diantaranya Abdul Azis, Muhamad Amri, dan Undang Suhendar.(Nda)



Terpopuler