Connect with us

METROPOLITAN

Mabes Polri Akui Pejabat Pemkot Tangerang Terjaring OTT Pungli

Published

on

Boy Rafli soal OTT Pejabat

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Boy Rafli Amar. (net)

Tangerang – Informasi penangkapan PNS Pemkot Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli, Sabtu (28/1/2017) malam akhirnya terkonfirmasi.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Boy Rafli Amar kepada Banten Hits melalui sambungan telepon, Selasa (31/1/2017), membenarkan penangkapan tersebut. 

“Yang pegawai dinas kota (Tangerang) itu ya? Nanti kita liat dulu datanya yah,” kata Boy.

Saat diminta menyebutkan identitas pejabat Kota Tangerang yang tertangkap tersebut, pria yang pernah menjabat Kapolda Banten ini menjelaskan, institusinya tak memiliki data karena yang melakukan penangkapan Tim Saber Pungli Kementerian Dalam Negeri.

“Bareskrim tidak memiliki datanya, coba cek ke Mendagri,”ujarnya.

BACA :  6 Kali Beraksi, Pemuda Penjambret Ditangkap Polisi

Informasi yang berhasil dihimpun Banten Hits, OTT dilakukan di Jakarta. Pejabat yang terjaring merupakan eselon III yang memiliki posisi kepala bidang di sebuah dinas.

Dia ditangkap setelah petugas melakukan pemantauan sejak dari Tangerang hingga ke Jakarta. Dari tangan pejabat tersebut diamankan barang bukti sejumlah uang.

Dua hari berselang setelah penangkapan pejabatnya, Pemerintah Kota Tangerang membentuk tim satuan tugas pemberantasan pungutan liar (Saber Pungli) tingkat Kota Tangerang di ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan (Puspemkot) Tangerang, Selasa (31/1/2017).

Disinggung mengenai pembentukannya yang agak terlambat dibanding Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel, Wakil Wali Kota Tangerang Sachruddin berkilah.

“Tidak ada yang terlambat, lagipula mereka pelantikan juga belum karena provinsinya juga sama yaitu Provinsi Banten,” tegasnya.(Rus)

BACA :  Pasien Corona di Lebak Bertambah Satu; Pernah Kontak Erat dengan Ketua RT di Cihara

 



Terpopuler