Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Di Pandeglang Harga Bawang Merah Melonjak Hingga 50 Persen

Published

on

Pandeglang – Tak hanya cabai merah yang mengalami kenaikan harga, komoditi rumahan lainnya yakni bawang juga ikut melonjak memasuki musim hujan seperti saat ini. Seperti di Pasar tradisional Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang.

 

Pantauan Banten Hits di Pasar tersebut, harganya terpantau tembus Rp 50.000 per kg. Padahal sebelumnya hanya Rp 25.000 per kg.

Seorang warga, Yani (40) mengatakan, dirinya terkejut dengan kenaikkan harga bawang merah dan putih. Sekitar dua minggu lalu, dirinya membeli bawang merah masih Rp 25 ribu sekarang menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

“Saya harus hitung ulang saat berbelanja bawang, tidak lagi membeli satu kilogram tetapi setengah kilogram, sambil menunggu harga bawang turun,” katanya, Minggu (19/2/2017).

BACA :  Rekrut Tenaga Kerja, PT Indoferro Diharap Prioritaskan Eks Karyawan

Rukmi (42), salah satu pedagang mengatakan bahwa kenaikan harga bawang merah dipicu dengan kondisi cuaca buruk yang terjadi di daerah penghasil bawang. 

“Sejak empat pekan terakhir memang harganya terus naik. Harga normal bawang merah adalah Rp 25.000 per kilogram. Sekarang sudah Rp 50.000 per kilogram,” ungkapnya.

Kendati harganya tinggi, kata  Isah (50) pedagang lainnya, pasokan bawang merahmasih cenderung lancar.

“pasokannya lancar kok, cuma harga dari agennya yang tinggi efek hujan terus,” ujar Isah.(Zie)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler