Connect with us

METROPOLITAN

Jelang Persidangan Melawan Alfamart, Dukungan Untuk Mustolih Siradj Terus Mengalir

Published

on

Tangerang – Mustolih Siradj, konsumen Alfamart sekaligus donatur Alfamart yang dituntut balik oleh pihak Alfamart, lantaran mempertanyakan aliran dana donasi tersebut hingga majelis hakim Komisi Informasi Pusat (KIP) memutuskan bahwa Alfamart harus mengumumkan aliran donasi tersebut.

Saat ini, Mustolih tengah menanti persidangan antara dirinya dan pihak Alfamart di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, yang akan digelar, Rabu (8/3/2017). Meski begitu, telah banyak pihak yang mendukungnya diantaranya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Gerakan Pemuda Anshor, dan Persatuan Advokat.

“Alhamdulillah banyak yang mendukung, PBNU dan GP Anshor sudah melayangkan surat ke pihak Alfamart untuk transparansi donasi tersebut,” ujar Mustolih saat dihubungi Banten Hits, Selasa (7/3/2017).

BACA :  18 Rumah Sakit Swasta di Tangsel Tak Bekerjasama dengan BPJS

Selain itu, terdapat 200 advokat yang sudah menyatakan dukungannya. Bahkan, siap membelanya di pengadilan.

“Ada sekitar 200 advokat dari berbagai organisasi advokat seperti Peradi, dan Indonesia Kongres Advokat Indonesia, LBH Mata Hati, dan Kontras,” ungkapnya.

Dosen UIN Jakarta ini juga menyebut, dukungan terhadap dirinya terus mengalir dari berbagai lapisan, baik secara formal maupun informal.

“Dukungan dari mahasiswa saya serta dosen-dosen sudah diberikan secara informal kepada saya,” ujarnya.

Perihal pernyataan Alfamart yang menyebut, dirinya hanya berkewajiban melaporkan aliran donasi kepada Kementerian Sosial, Mustolih membantahnya.

“Peraturan menteri sosial No. 14 tahun 2016 tentang Penyelenggara pengumpulan dana sumbangan di dalam SK tersebut, ada diktum yang berbunyi selain bertanggungjawab kepada Kemensos yang memberi izin, harus juga ada transparansi kepada masyarakat,” jelas Mustolih.

BACA :  DPRD Lebak Mulai Investigasi Dugaan Penyekapan Karyawan di PT. Saedong

Untuk itu, langkah selanjutnya dirinya akan menyurati Kemensos untuk mencabut izin pengumpulan sumbangan jika Alfamart enggan untuk transparan kepada masyarakat.

“Donasi yang dihimpun publik adalah milik publik, bukan milik Alfamart, untuk itu ini sebagai pelajaran agar banyak masyarakat menjadi konsumen yang lebih kritis,” tandasnya.(Zie)



Terpopuler