Connect with us

METROPOLITAN

Imbau Warga Nahdliyin Banten Tak Ikut Aksi Bela Ulama, Matin Syarkowi: Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

Published

on

Serang – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang KH Matin Syarkowi mengimbau seluruh warga Nahdliyin di Banten tak ikut Aksi Bela Ulama yang rencananya di pusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

 

Koordinator Majelis Pesantren Salafi (MPS) Banten ini mengajak warga NU dan pengurus pondok pesantren agar memilih berzikir dan bemunajat kepada Allah SWT serta mengevaluasi diri ketimbang ikut aksi tersebut.

“Tidak ada itu yang namanya kriminalisasi ulama,” tegas Matin, ditemui di Gedung PWNU Banten, Serang, Kamis (8/6).

Selain itu, Matin meminta agar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dibubarkan.

“GNPF-MUI ini rawan jadi alat politik. Fatwa tidak perlu dikawal-kawal karena ini itu pendapat ulama, sifatnya tidak mengikat,” jelasnya.

BACA :  Dinkes Tangsel Percepat Penyusunan Laporan SPJ

“Ini juga rawan jadi tempat menumpangnya pemikiran radikal. Kami juga umat Islam, tapi tunjukkan lah Islam itu rahmatan lil alamin,” serunya.(Nda)



Terpopuler