Connect with us

METROPOLITAN

Puluhan Tahun, Jembatan Bambu Jadi Andalan Warga di Cisarap Lebak

Published

on

Lebak – Sebuah jembatan terbuat dari bambu menjadi andalan penyeberangan warga di Kampung Cisentul, Desa Cisarap, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Meski kondisinya mengkhawatirkan, warga terpaksa menggunakan jembatan sepanjang 27 meter tersebut selama puluhan tahun karena merupakan satu-satunya sarana penyeberangan.

“Mau gimana lagi, cuma ini yang kita bisa pakai buat keluar masuk kampung,” tutur Unus Surai, Minggu (30/7/2017).

Padahal kata Unus bukan tidak was-was saat melintas di jembatan yang sudah usang tersebut. Bahkan, tak sedikit warga yang menggunakan sepeda motor terpeleset.

Kata dia, selain sebagai sarana keluar masuk kampung, jembatan tersebut juga jadi andalan warga membawa hasil panen lantaran menghubungkan antara Kampunag Cisentul dengan Kampung Pakbar, Desa Cipedang yang notabene merupakan wilayah tempat area persawahan warga.

BACA :  Diundang PKS Kota Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Arief: Jangan Seremonial

“Kami sudah sangat sulit membawa hasil panen ke luar daerah karena kondisi jembatan yang memang sudah tidak layak dilalui,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda, Unro Al-Juhri mengaku prihati dengan kondisi tersebut.

“Pertanyaanya, kemana pemerintah? Kebutuhan warga seperti ini harus cepat direspon dong,” pinta Unro.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler