Connect with us

METROPOLITAN

Meninggal Setelah Enam Hari Terdaftar, Ahli Waris Calon TKI Mendapatkan Santunan dan Beasiswa

Published

on

Tangerang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal, lantaran mengalami kecelakaan kerja di Kantor Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) PT Bina Adidas Mandiri Internasional, Kota Tangerang, Rabu (9/8/2017). Dia adalah Eni Purwanti yang baru terdaftar sebagai TKI selama enam hari.

 

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Teguh Purwanto mengatakan, korban Eni ditemukan oleh pegawai di kantor setempat telah tergeletak di dalam kamar mandi kantornya.

“Setelah ditemukan tidak sadar di kamar mandi PPTKIS, almarhumah langsung dilarikan ke RSUD Tangerang oleh pihak penampungan, namun sudah tidak dapat diselamatkan,” kata Teguh.

BACA :  Puluhan Warem di Jalur Menuju Pantai Anyer Dibakar Warga

Dirinya mengungkapkan, korban telah terdaftar dalam program perlindungan tenaga kerja sejak 3 Agustus 2017. Untuk itu, ahli waris korban berhak atas dana santunan JKK sesuai ketentuan. 

“Kita semua tentunya tidak berharap kejadian ini tidak terjadi, bagaimana pun kehadiran keluarga adalah hal yang paling utama bagi kita, namun perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk persiapan atas kemungkinan buruk yang dapat menimpa kita,” jelasnya.

Agus menjelaskan, sesuai Permenaker Nomor 07/07/2017 ahli waris berhak mendapatkan dana santunan dan beasiswa bagi satu orang anaknya. 

“Ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp 85 juta dan beasiswa bagi satu orang anaknya hingga lulus Sarjana,” tuturnya.

Untuk diketahui, terdapat tiga program bagi perlindungan TKI, yakni JKK dan Jaminan Kematian yang bersifat wajib, Jaminan Hari Tua yang bersifat sukarela yang terdiri dari tiga tahapan perlindungan yakni pra penempatan selama lima bulan, saat penempatan selama 25 bulan, dan pascasarjana penempatan selama satu bulan. Penyerahan ini dihadiri pula oleh Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri dan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.(Zie)

BACA :  Pemkot Serang Kembali Usulkan Petugas Kebersihan Diangkat Jadi PNS



Terpopuler