Connect with us

METROPOLITAN

Hati-Hati! Jembatan di Panimbang Patah dan Nyaris Ambruk

Published

on

Jembatan Ambruk

Warga bergotong royong memperbaiki jembatan dengan alat seadanya.(Banten Hits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Warga mengeluhkan kondisi jembatan di Kampung Muncang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, jembatan yang dibangun pada tahun 2003 itu, sudah nyaris ambruk karena terus menerus diguyur hujan. Kini, jembatanan itu tidak bisa digunakan warga pengguna kendaraan roda empat.

Keberadaan jembatan itu sangat lah diperlukan warga sekitar. Pasalnya, jembatan itu merupakan akses warga untuk menjalankan aktifitas jual-beli hasil bumi ke Pasar Panimbang dan yang lainnya, selain itu jembatan itu juga merupakan akses anak-anak sekolah untuk belajar ke SDN Tanjungjaya 3.

“Waktu pagi itu, Tanah di bawah pondasinya terkikis air, sehingga pondasi jembatan bergeser dan patah,” kata staf Desa Tanjungjaya, Samsudin kepada Banten Hits, Selasa (30/1/2018).

BACA :  Pekerja Cleaning Service Ramai-ramai Resign dari RSUD Banten karena Takut Terpapar Corona, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Banten: Sudah Diganti

Samsudin berharap jembatan tersebut segera di perbaiki, karena kalau terus dibiarkan, bukan hanya aktifitas warga saja yang terganggu melainkan pengguna jembatan khawatir terkena musibah.

“Harapannya segera ada perbaikan, karena saat melalui jembatan itu harus hati-hati takut ambruknya semakin parah,” harapnya.(Zie)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler