Connect with us

METROPOLITAN

Tuntut Sekda Banten Mundur, IMM Banten Gelar Aksi Tutup Mulut

Published

on

DPD IMM Banten saat melakukan aksi tutup mulut di KP3B meminta Sekda Banten mundur secara terhormat.(Banten Hits/ Saepulloh)

Serang – Manuver politik Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta saat mencalonkan wali kota Serang beberapa waktu lalu mendapatkan sorotan berbagai kalangan. Setelah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang akan segera mengumumkan hasil penyelidikan, sejumlah mahasiswa di Banten juga mulai menyuarakan agar Ranta Soeharta mundur dari jabatannya.

BACA JUGA: Siapkan Sanksi untuk Ranta Soeharta terkait Manufernya di Pilkada

“Sekda Banten mengundurkan diri lebih mulia dan tehormat,” ungkap Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banten M. Asep Rahmatullah usai menggelar aksi tutup mulut di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) kepada Banten Hits, Jumat (9/2/2018).

BACA :  WH Janjikan RSUD Kota Tangerang Operasi 4 Agustus

Menurut Asep, aksi tutup mulut yang dilakukan IMM Banten sebagai bentuk kekecewaan kepada Sekda Banten soal manuver politiknya untuk mendapatkan dukungan parpol. Meksipun kandas karena kekurangan dukungan, kata Asep, seharusnya Ranta bersikap sebagai negawaran sejati yang menjunjung aturan-aturan nilai-nilai undang-undang ASN.

“Intinya DPD IMM Provinsi Banten menghimbau kepada Pak Sekda Banten selaku pejabat tinggi di Banten, Ranta Soeharta agar menjadi contoh suri tauladan yang baik dan benar bagi pejabat ASN lainnya di lingkungan Pemprov Banten,” pintanya.

Soal kasus Sekda Banten yang saat ini tengah di kaji KASN karena dilaporkan salah satu LSM di Banten, Asep meminta KASN menegakan aturan perundangan yang berlaku bagi ASN di Provinsi Banten.

BACA :  Warga Pandeglang Mulai Terima Bantuan Sosial Rp 600 Ribu dari Pemerintah Pusat

“Kalau salah yah di berikan sanksi hukuman, dan kalau benar harus di apresiasi,” tandasnya.(Rus)



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh