Connect with us

METROPOLITAN

Urai Kepadatan di Pelabuhan Merak, BPTD Wilayah VIII Banten Turunkan Kapal Besar

Published

on

Kondisi kepadatan di Pelabuhan Merak

Kendaraan mengantre di Pelabuhan Merak. Untuk mengantisipasi kepadatan di Peabuhan Merak, BPTD Wilayah VIII Banten prioritaskan seberangkan kapal besar.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Guna mengurai terjadinya kepadatan di Pelabuhan Merak saat puncak arus mudik 2018, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten memprioritaskan pengoperasian 24 kapal berukuran besar untuk melayani penyeberangan Merak-Bakahueni.

“Agar antrean kendaraan tidak mengular hingga pelabuhan, kita akan mulai operasikan kapal dengan kapasitas besar malam ini,” ujar Koordinator Satpel Pelabuhan Merak pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten Eko Purwanto, saat ditemui awak media di Pelabuhan Merak, Sabtu malam, 9 Juni 2018.

Eko mengungkapkan, saat ini kapal yang beroperasi untuk melayani penyeberangan Merak-Bakahueni diketahui sebanyak 39 kapal namun di antaranya terdapat juga kapal berukuran kecil.

BACA :  Begini Kronologi Penganiayaan Polwan Polres Metro Tangerang di Tol Karawaci

“Kapal kapal juga tetap beroperasi karena kan tidak semua dermaga memiliki kapasitas besar, seperti dermaga empat dan dermaga lima,” ungkapnya.

Eko menjelaskan, kecenderungan arus mudik 2018 saat ini berbeda dengan arus mudik pada tahun sebelumnya. Pasalnya para pemudik memiliki waktu cuti dan libur nasional secara berbeda. Sehingga kedatangan pemudik di Pelabuhan Merak tidak serentak.

“Seperti malam kemarin, kita tidak perkiraan akan banyak pemudik yang menyeberang, namun ternyata penuh. Alhamdulillah bisa kami atasi,” imbuhnya. (Rus)



Terpopuler