Connect with us

METROPOLITAN

Ada Kadu Sikeupeul dan Bungbulang saat Makan Durian Gratis Sepuasnya di Acara “Murakadu Babarengan” sama Bupati Lebak, Ini Bocoran Rasanya

Published

on

makan durian gratis sepuasnya di lebak

Durian khas Lebak sudah disediakan untuk acara Murakadu Babarengan di Pendopo Bupati Lebak, Selasa, 15 Januari 2018. Acara yang akan dimulai pukul 15.00 WIB ini menyediakan 5.000 durian khas Lebak. Warga bisa makan durian gratis sepuasnya di sini. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Murakadu Babarengan di Pendopo Bupati Lebak, Selasa , 15 Januari 2019. Dalam acara ini masyarakat bisa makan durian sepuasnya karena panitia menyediakan 5.000 durian untuk dinikmati bersama.

Makan durian gratis berjamaah ini digelar untuk mengapresiasi atas raihan penghargaan Adipura dan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya – Ade Sumardi periode 2019 – 2024.

BACA JUGA: Buat yang Doyan Kalian Bisa Makan Sepuasnya Nih, Ada 5.000 Durian Gratis Disiapkan di Pendopo Bupati Lebak

Pantauan di lapangan, meski baru akan dibuka pada pukul 15.00 WIB, warga mulai memadati area pendopo Bupati Lebak sejak pukul 10.00 WIB. Di areal yang biasa digunakan parkir kendaraan saat ini hanya tersedia ratusan tumpukan durian yang siap disantap berjamaah.

“Ada 200 tumpukan, setiap tumpukannya berisi 25 durian, itu bebas dimakan secara gratis oleh masyarakat,” kata Ketua Komunitas pecinta durian, Wandi Assyaid kepada BantenHits.com, Selasa, 15 Januari 2019.

Panitia menunjukkan salah satu durian khas Kabupaten Lebak, yakni Durian Sikeupeul. Meski ukurannya hanya sekepalan tangan manusia dewasa, namun rasa durian ini legit luar biasa. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Menurutnya, pada acara Murakadu Babarengan atau pesta durian bersama tersedia puluhan macam jenis durian lokal Kabupaten Lebak mulai dari durian terkecil atau sikeupeul hingga terbesar atau durian Bungbulang.

“Kalau sikeupeul itu durian paling kecil hanya berukuran sebesar kepalan tangan orang dewasa namun memberikan rasa yang boleh diadu, sedangkan Bungbulang jenis durian yang bobotnya bisa mencapai 12 kilogram,” katanya.

Wandi mengatakan untuk durian Sikeupeul berasal dari Kecamatan Gunung Kencana sedangkan Bungbulang berasal dari Kecamatan Bojongmanik.

“Itu semua pemkab sediakan secara gratis,” katanya.

Sementara panitia pelaksana Oktavianto Achmad mengatakan tekhnisnya masyarakat gratis menikmati durian yang disediakan tanpa adanya kupon ataupun pungutan.

“Datang saja , nanti ada yang mengarahkan untuk menikmati durian tumpukan yang mana, karena ada 200 tumpukan dan sudah disiapkan relawan untuk membuka durian, jadi masyarakat tinggal makan saja,” pungkasnya.  (Rus)

Trending