Connect with us

METROPOLITAN

Bahtra Tuding Tempat Pijat Kesehatan Wijaya Refleksi Sediakan Jasa Prostitusi

Published

on

LSM Bahtra menuding tempat pijat kesehatan Wijaya Refleksi menyediakan jasa prostitusi. (Geri Bermara/BantenHits).

Tangsel- Sejumlah masyarakat yang tergabung kedalam Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Bahtra mengeluhkan keberadaan tempat pijat kesehatan Wijaya Refleksi. 

Pasalnya, tempat pijat yang terletak di jalan raya Bhayangkara nomor 1 Kampung Dongkal, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara tersebut dituding menyediakan jasa prostitusi.

Berdasarkan hasil investigasi LSM Bahtra, tempat pijat kesehatan Wijaya Refleksi telah berubah fungsi yang semulanya memberikan jasa pijat kesehatan dengan menjual obat-obatan saat ini sudah menyediakan jasa pijat plus-plus dengan berbagai tarif.

Jusmin Panjaitan selaku Wakil Ketua LSM Bahtra menuturkan tempat pijat kesehatan wijaya refleksi diduga telah menyediakan kamar-kamar disertai wanita-wanita cantik yang siap diajak kencan dengan tarif yang bervariasi, mulai dari Rp. 250 ribu hingga Rp. 400 ribu untuk satu kali kencan.

BACA :  Setelah Suku Baduy, Giliran Da'i di Banten Gelar Salat Istisqa

“Kami minta Satpol PP untuk segera bertindak, karena tempat pijat itu dekat dengan lingkungan warga serta tempat ibadah,”kata Jusmin kepada BantenHits, Jumat, 5 April 2019.

Jusmin menyayangkan lemahnya pengawasan Pemerintah Kota mengenai lapak tempat pijat yang banyak berafiliasi menjadi tempat mesum. Padahal pemerintah sudah memiliki payung hukum seperti Peraturan daerah (Perda) Tangsel nomor tahun 2012 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta Perda Tangsel nomor 8 tahun 2005 tentang asusila.

“Kita berharap Pemerintah Kota Tangsel, dapat menegakkan Perda yang berlaku dengan baik, dan menindak setiap tempat pijat yang melanggar aturan,”pintanya.

Hingga berita ini dipublish BantenHits masih mengupayakan Konfirmasi Satpol PP Kota Tangerang Selatan dan Pihak manajemen tempat pijat kesehatan Wijaya Refleksi.

BACA :  Irna: Guru Cetak Pemimpin Agamis dan Inovatif

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler