Connect with us

METROPOLITAN

UNMA Banten Tingkatkan Kualitas Lulusan Ilmu Komunikasi, Begini Caranya

Published

on

UNMA Banten ketika akan melangsungkan MoU dengan Jawa Pos TV Banten untuk meningkatkan kualitas lulusan Ilmu Komunikasi. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang – Universitas Mathla’ul Anwar atau UNMA Banten melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jawa Pos TV Banten. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dalam kerja sama tersebut, Jawa Pos TV membuka kesempatan kepada mahasiswa ilmu komunikasi Fisip UNMA Banten untuk melakukan magang kerja, penelitian, kerjasama penyelenggaraan kegiatan (event) dan sebagainya. Bukan hanya itu, Jawa Pos TV siap menjadi mitra dosen-dosen ilmu komunikasi untuk melakukan penelitian.

Baca Juga: Mahasiswa UNMA Banten Kritisi Kondisi Kampus lewat Diskusi

Wakil Rektor III, Dr. Ali Nurdin, menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting untuk UNMA Banten. Ini menandai kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri.

BACA :  PMI Berharap PMR Jadi Relawan Tanggap

“Mahasiswa wajib memahami kondisi dunia kerja sejak masih mahasiswa. Karena gerbang selanjutnya yang akan dimasuki mahasiswa adalah dunia kerja,” katanya.

Dekan Fisip UNMA Banten, Said Ariyan, menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia industri, khususnya televisi, sudah menjadi keharusan.

“Kita amat menyadari kebutuhan ini, makanya kerja sama ini memantik peluang bagi mahasiswa dan dosen kita untuk mampu mengeksplorasi kreativitas dan inovasi, khususnya dalam dunia pertelevisian,” tambahnya.

Sementara Direktur Jawa Pos TV, Irwan Setyawan mengatakan para mahasiswa dan anak-anak muda harus tertantang dengan peluang ini untuk meningkatkan kreativitas. Konten-konten televisi di Indonesia akan menjadi milik anak-anak muda kreatif. Jangan sampai konten-konten yang merusak menguasai media.

BACA :  Dikira Warung Sembako Biasa, Pas Digeledah Satnarkoba Polres Lebak Ditemukan Banyak Barang Haram

“Sekarang era perubahan. Perubahan disebabkan oleh begitu cepatnya arus teknologi informasi. Itu mengubah dunia. Perubahan itu adalah kesempatan bagi kita, termasuk mahasiswa, untuk menjadi konten kreatif,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler