Connect with us

METROPOLITAN

Kecewa Kinerja Ratu Tatu Chasanah, Masyarakat Serang Barat Kompak Suarakan DOB

Published

on

Tokoh Masyarakat Serang Barat saat menggelar konferensi pers mengenai keinginan DOB Serang Barat. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Isu Daerah Otonom Baru atau DOB kembali dihembuskan masyarakat dari 11 Kecamatan di Kabupaten Serang, Rabu, 17 Juli 2019. Masing-masing Kecamatan Ciomas, Pabuaran, Wonosari, Mancak, Anyer, Cinangka. puloampel, Bojonegara, Kramat, Waringin Kurung, Baros.

Mereka mendesak agar pemerintah mewujudkan pemekaran Kabupaten Serang menjadikan DOB Serang Barat. Pasalnya, selama kepemimpinan Ratu Tatu Chasanah wilayah Serang Barat kerap kali luput dari perhatian pemerintah daerah.

“Ini wacana sudah lama mungkin hari ini di bangkitkan kembali untuk pemekaran Serang barat tersebut,” kata Tokoh masyarakat Yadi Mulyadi kepada awak media di salah satu rumah makan di kota Serang, Rabu 17 Juli 2019.

Yadi mengaku saat ini tengah melakukan konsolidasi bersama masyarakat yang berada di 11 kecamatan, yang digadang-gadang akan ikut dalam pemekaran DOB Serang Barat.

Kekecewaan masyarakat Serang barat tersebut diakibatkan kinerja Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, yang dinilai tidak merata untuk Serang barat.

“Ada ketidak puasan, layanan publik (Pemda kabupaten Serang-red), seperti Pendidikan saja sulit, Pendidikan aja harus ke Kota Serang. Pelayanan publik dan kesehatan pun sama. Konsolidasi terlebih dahulu. Tokoh dari Serang Barat. Mendorong pemekaran Serang Barat,” paparnya.

Keinginan masyarakat untuk menjadikan DOB Serang Barat, sambung Yadi, karena Serang barat memiliki Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat di tanya mengenai siap tidak siapnya Serang Barat untuk membentuk DOB, ia memastikan bahwa Serang Barat mampu karna memiliki sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sudah layak wisata, industri, tambang, wisata alam kota punya,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending