Connect with us

SENI & BUDAYA

Hari Ini, 1.500 Pesilat di Tanah Jawara Bakal Pamer Jurus Kaserangan

Published

on

Bupati Ratu Tatu Chasanah ketika mempraktekan silat jurus Kaserangan dalam acara Festival Silat Kaserangan tahun 2018. (Istimewa).

Serang- Sebanyak 1.500 pesilat di Kabupaten Serang bakal menampilkan jurus silat Kaserangan di Pantai Pal Anyer, Kamis, 18Juli 2019. Mereka akan bertanding satu sama lainnya dalam acara Festival Silat Kaserangan yang menjadi rangkaian acara Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) Tahun 2019.

Ribuan peserta itu merupakan pesilat dari tingkatan SMP dan MTs yang tersebar di tanah jawara. Mereka akan memperebutkan piala Bupati Serang.

“Semua peserta memperebutkan piala Bupati Serang. Insya Allah, akan digelar silat bersama yang diikuti Ibu Bupati, para pejabat Pemkab Serang, tamu undangan, dan sekitar 1.500 pesilat,”kata Beni dalam siaran pers yang diterima BantenHits, Rabu, 17 Juli 2019.

Menurutnya, memang pada tahun ini Festival Silat Kaserangan sedikit mengalami perbedaan dimana pada tahun 2018 Festival Silat Kaserangan diikuti olrh perwakilan paguran, namun kali ini diikuti oleh pelajar di Kabupaten Serang. Tujuannya untuk pengembangan seni dan pelestarian budaya.

 

“Jurus Silat Kaserangan sudah diajarkan di sekolah-sekolah dan menjadi pelajaran muatan lokal atau mulok. Dalam rangka pengembangan seni dan pelestarian budaya, maka para siswa bisa berkompetisi di Festival Jurus Silat Kaserangan tahun ini,”tuturnya.

Beni menegaskan jurus Silat Kaserangan digagas langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, diciptakan 13 sesepuh pendekar dari 12 paguron di Kabupaten Serang. Jurus ini menjadi simbol persatuan para pendekar silat di Kabupaten Serang.

“Seluruh paguron di Kabupaten Serang mengembangkan dan mengajarkan jurus silat kaserangan. Kemudian para guru setiap paguron menjadi pengajar jurus ini di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending