Connect with us

METROPOLITAN

Buntut Kisah Guru Honorer di Pandeglang Tinggal di Toilet Sekolah, Bupati Irna Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Nasib Honorer

Published

on

Bupati Pandeglang ketika menyambangi kediaman Nining (40) guru honorer yang tinggal di toilet sekolah. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Minimnya kesejahtraan guru honorer di Kabupaten Pandeglang, Banten, membuat Nining (44), tinggal di toilet SD Negri Karyabuana 3, di Kecamatan Cigeulis.

Seorang guru honorer yang berpenghasilan Rp 350 ribu perbulan itu, sempat putus asa ingin berhenti menjadi tenaga pengajar, karena sudah 15 tahun mengabdi tak kunjung diangkat jadi PNS.

Baca Juga: Tangis Guru Honorer yang Tinggal di Toilet Sekolah Pecah Saat Irna Lakukan Ini

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, meminta agar Nining untuk tidak putus asa. Karena pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, merekrut sebanyak 180 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) dengan tahapan seleksi dari Kemenpan RB.

“Jadi, bu Nining jangan putus asa, jangan ber kecil hati, tetap mengajar, tularkan semua ilmunya untuk mencetak generasi bangsa,” kata Irna saat mengunjungi ruamh Nining, Kamis, 18 Juli 2019.

Irna juga akan berkordinasi dengan Pemerintah Pusat agar honorer di Pandeglang, yang jumlah nya mencapai 8500 honorer, mendapat perhatian dari pemerintah pusat, mengingat pengangkatan PNS, kewenangannya ada di pusat.

“Kalau honorer yang usianya sudah di atas 35 tahun, kami akan angkat menjadi PPPK, PPPK ini, gajihnya yang menanggung APBD kami, kami akan bagi semampunya, nasib honorer ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending