Connect with us

METROPOLITAN

Priiiiiit, Siap-siap Anak di Bawah Umur yang Nekat Berkendara di Banten Bakal Ditindak Petugas

Published

on

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wiboso menegaskan akan menindak anak di bawah umur yang nekat berkendara dengan bebas di Provinsi Banten. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Wibowo mencatat angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Banten terus mengalami penurunan sebesar 20 persen pada tahun 2019.

Untuk semakin memaksimalkannya, seluruh Polres jajaran di Provinsi Banten akan menyelenggarakan Operasi Patuh Kalimaya 2019 secara serentak. 

Tiga kategori pelanggaran menjadi sasaran utama pada operasi yang akan diselenggarakan hingga 11 September 2019. Masing-masing tidak menggunakam helm, melawan arus dan anak di bawah umur yang berkendara.

“Anak di bawah umur ini cukup banyak menyumbang kecalakaan maupun pelanggaran lalulintas. Wilayah Kota di pagi hari karena berangkat menuju sekolah, tidak mengunakan helm kita cek ternyata masih di bawah umur (di bawah 17 tahun),”kata Wibowo.

Salah satu cara lain, sambung Wibowo untuk menekan angka kecelakaan anak di bawah umur pihak kepolisian terus melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah untuk menghimbau para pelajar di bawah umur untuk tidak mengunakan kendaraan.

“Dengan melakukan pengimbangan prefentif dan sosialisasi di rawan pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,”paparnya.

Sementara itu Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dody Apriansyah mengatakan angka kecelakaan korban luka-luka didominasi pengendara di masa produksi dari umur 11 sampai 35 tahun, hampir menncapai 45 persen.

“Kita lihat anak di bawah umur penyebab kecelakaan, makanya kita kelompokkan 11 sampai 35. Harapan kita harapan masyarakat sadar terhadap Patihan seluruh rambu-rambu lalulintas,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending