Connect with us

METROPOLITAN

Mutasi di Polda Banten; Mantan Penyidik KPK Diganti, Dua Nama Lama di Tangerang Jabat Kapolres

Published

on

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata saat menjelaskan soal mutasi Pamen di Polda Banten. (Istimewa)

Serang – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), melakukan mutasi dan rotasi pejabat perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di hampir sebagian besar jajaran Polda se-Indonesia, Kamis, 24 Oktober 2019.

Kapolda Banten Irjen Pol. Tomsi Tohir melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata mengatakan, sejumlah perwira menengah di Polda Banten termasuk yang mengalami rotasi dan mutasi dari Mabes Polri.

“Polri melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan di tingkat Pati dan Pamen Polri, tak terkecuali beberapa Pamen di Polda Banten. Hal ini selaras dengan Promoter Kapolri, yaitu upaya meningkatkan pemantapan reformasi internal polri serta penataan kelembagaan dan pemenuhan proporsionalitas organisasi Polri,” kata Edy dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 24 Oktober 2019.

Menurut Edy, mutasi dan rotasi beberapa Pamen Polda Banten yang tertuang dalam Surat Telegram tersebut adalah hal biasa terjadi dalam setiap organisasi.

Mutasi dan rotasi bertujuan melakukan penyegaran dan meningkatkan karir personil Polri yang telah menduduki jabatannya lebih dari satu tahun, sehingga layak dipromosikan serta untuk melakukan regenerasi kepada personil lainnya dalam bentuk promosi.

“Mutasi di lingkungan Polri adalah hal yang biasa dilakukan dalam organisasi Polri sebagai tour of duty and tour of area. Penyegaran, promosi dan dalam rangka meningkatkan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter, sesuai dengan visi dan misi presiden RI,” jelasnya.

Ajudan Wapres

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. M. Sabilul Alif menjadi salah satu kapolres di wilayah Polda Banten yang terkena mutasi. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2853/X/ Kep/2019 Tanggal 21 Oktober 2019, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri, Sabilul Alif, menempati jabatan baru sebagai Pamen SSDM Polri (Penugasan PD Setmilpres).

Sabilul dipercaya sebagai Ajudan Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin. Posisi Sabilul digantikan AKBP Ade Ary Syam Indradi yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pontianak Polda Kalbar.

Nama Ade Ary bukanlah nama baru di jajaran Polresta Tangerang. Pada masa awal terbentuknya Polresta Tangerang, sekitar 2007-2008, Ade Ary pernah menjabat Kasat Reskrim Polresta Tangerang.

Selanjutnya Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol. Yulianus Yulianto akan menempati jabatan baru sebagai Kaden A Ropaminal Divpropam Polri. Posisi Yulianus digantikan AKBP Agus Nurpatria yang sebelumnya menjabat sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri.

Sabilul dan Yulianus, keduanya mendapatkan promosi job Kombes Mantap untuk peningkatan karier selanjutnya. Sedangkan pejabat penggantinya, yakni Ade Ary dan Agus Nurpatria mendapat promosi pangkat Kombes Pol sekaligus bentuk regenerasi Pamen Polri.

Dua Mantan Penyidik KPK Diganti

Pergantian jabatan juga dialami Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2855/X/ Kep/2019 Tanggal 21 Oktober 2019, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri, Rizki Agung Prakoso akan menempati jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Posisi Rizki digantikan AKBP Yudhis Wibisana yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Belitung Polda Kep. Babel.

Jabatan Kapolres lainnya yang diganti adalah Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2852/X/ Kep/2019 Tanggal 21 Oktober 2019, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri, Indra Lutrianto Amstono akan menempati jabatan baru sebagai Wadir Intelkam Polda Riau.

Posisi Indra digantikan AKBP Sofwan Hermanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit ll Ditreskrimum Polda Banten.

Sebelum menjabat di wilayah Polda Banten, Rizki dan Indra merupakan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara, Sofwan Hermanto pada kurun 2005-2006, saat Polres Tangerang masih satu, pernah menjabat Kanit Resmob.

Edy mengatakan, Rizki dan Indra yang telah bertugas selama hampir dua tahun pada jabatannya, dikenal memiliki segudang prestasi, mulai dari mengelola manajemen kontingensi saat bencana alam Tsunami yang berjalan dengan baik, pengamanan Operasi Ketupat dan pelaksanaan pengamanan Tahapan Pemilu 2018 yag berjalan aman dan kondusif.

“Sehingga penilaian pimpinan Polri, terhadap kedua kapolres tersebut layak mendapatkan promosi Job AKBP Mantap, sebagai Wakil Direktur Intelkam Polda Riau dan Kasubbag Bin ops Bareskrim Polri,” ungkap Edy.

Untuk pelaksanaan serah terima jabatan, lanjut Edy, akan dilaksanakan dalam jangka waktu 14 hari setelah surat telegram diterima.

“Kapolda Banten Irjen Pol. Tomsi Tohir dengan bangga mempromosikan Pamen Pamen terbaiknya dalam rangka meningkatkan karier personil dan kepangkatannya, sehingga bisa mendapatkan promosinya,” tegas Edy.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending