Connect with us

METROPOLITAN

Resmi Dilaunching, RSUD Kota Serang Belum Bisa Terima Pasien BPJS

Published

on

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Syafrudin-Subadri saat melaunching RSUD Kota Serang. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Wali Kota Serang Syafrudin resmi melaunching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang, Selasa, 3 Desember 2019. Padahal rumah sakit berplat merah ini masih banyak kekurangan.

Wali Kota Serang, Syafrudin mengakui masih banyak kekurangan di RSUD Kota Serang baik dalam Sumber Daya Masyarakat (SDM) maupun sarana dan prasarana.

“Banyak sarana dan prasarana yang masih kurang, yang pertama di lingkungan kita ini masih terlalu gersang, sarana lain di dalam perlu ada gedung terpadu untuk pelayanan dan rapat. Dan fasilitas lain yang masih kurang kamar operasi yang belum ada AC insallah alam waktu dekat sudah kita siapkan,” kata Syafrudin kepada awak media.

BACA :  Jelang Arus Mudik, Sopir Bus di Pandeglang Jalani Tes Urine

Meski demikian, Syafrudin memastikan setelah di dilaunching rumah sakit sudah siap dari segi pelayanan, baik pasien umum atau yang punya penyakit spesialis.

Terdapat 60 ruang rawat inap yang disiapkan. Namun rumah sakit belum bisa menerima pasien Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) dikarenakan belum ada kerjasama dengan BPJS kesehatan.

“Pasien BPJS sementara ini belum ada kerjasama, tahun 2020 kita akan ada kerjasama dengan BPJS. Tapi meski ada pasien BPJS ke sini tetap kita layani sesuai BPJS yang ada. Hanya RS kita belum ada kerjasama,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang M Ikbal menjelaskan RSUD Kota Serang sat ini masih masih tipe c.

BACA :  Polisi Gembosi Ban Mobil yang Parkir Sembarangan di Jalan Brigjen KH Samun

“Empat dasar sudah kita penuhi, tapi kita ada tambahan THT, mata, syarat, kandungan dan ahli anak,” paparnya.

Untuk penyakit dalam seperti jantung belum ada, jika ada pasien dengan penyakit jantung pihak rumah sakit akan merejuk ke ahli jantung yang ada di wilayah kita seperti RS Drajat Prawiranegara yang tipenya B.

“Dokter spesialis 12, umum 10 totalnya hampir 200 pegawai,” pungkasnya.

 

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler