Connect with us

METROPOLITAN

Potret Hotel di Carita Usai Satu Tahun Tsunami Selat Sunda, Dibiarkan Rusak Hingga ‘Gulung Tikar’

Published

on

Kondisi salah satu Villa di Carita yang dibiarkan rusak usai Tsunami Selat Sunda melanda Pandeglang satu tahun silam. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Satu tahun pasca Tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, sisa-sisa reruntuhan bangunan di sejumlah Villa dan Hotel di kawasan wisata Carita, Kecamatan Carita, Pandeglang masih terlihat menumpuk.

Dari pantauan Bantenhits sejumlah Villa yang belum di perbaiki dan rata dengan tanah ada sekitar 10 Villa dan Hotel.

Baca Juga: Kerugian Hotel Terdampak Tsunami di Pandeglang Capai Rp 200 M,  PHRI Minta Pemerintah Komitmen Bangkitkan Pariwisata

Seperti di villa Stephanie yang terletak di Desa Sukarame, Kecamatan Carita. Di salah satu villa yang paling terparah terdampak tsunami itu, tampak terlihat mobil, pakian, dan kursi yang tertimbun sisa-sia bangunan.

BACA :  Usai Apel, 22 Anggota Propam Polresta Tangerang Dites Urine

Sejak kejadian tsunami tanggal 22 Desember 2018 itu, Villa Stephanie ditinggalkan oleh pemiliknya begitu saja. Didepan gerbang Villa, terlihat baliho bahwa Villa itu akan dijual.

“Sejak tsunami enggak pernah di perbaiki, enggak ada aktifitas, sepi gitu. Tapi yang jaga mah ada orang sini,” kata Emah warga sekitar, Rabu, 24 Desember 2019.

Sepinya Villa Stephanie berdampak pada pantai yang di kelola oleh Emah, selama bertahun-tahun. Padahal, saat Villa Stephanie masih normal, pengunjung selalu memenuhi tempat yang berada percis di pinggir Villa Stephanie.

“Punya saya juga ikut-ikutan sepi, sejak Stephanie hancur,” ujarnya.

Sementara Camat Carita, Suntama mengaku tidak tau pasti jumlah Villa dan Hotel yang belum di perbaiki pasca diterjang Tsunami. Namun, dia akan segera melakukan pendataan Villa dan Hotel tersebut.

BACA :  Pilkades Akan Digelar Lagi di 79 Desa

“Teu apal kedah naroskeun aya bagiana nu nanganina (Tidak tau, harus nanya ke bagian yang menanganinya),” ungkapya saat di konfirmasi melalui WhatsApp.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh