Connect with us

METROPOLITAN

Kepala BNPB Apresiasi Kesigapan Aparatur Pemkab Lebak Tangani Korban Banjir Bandang dan Longsor

Published

on

Menko PMK Muhadjir Effendi (Putih), Kepala BNPB Doni dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers usai meninjau korban banjir di Lebakgedong.

Lebak – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Doni Monardo mengapresiasi langkah Pemkab Lebak menangani bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi Rabu, 1 Januari 2020.

Hal tersebut diungkapkan Doni meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Sabtu, 4 Januari 2020.

Dalam kunjungan itu, Doni bersama Menteri PMK Muhadjir Efendi melihat jembatan gantung di desa ini yang terputus.

“Kami mengucapkan terimaksih kepada Pemda utamnaya Pemda Lebak dan unsur lain. Sejak hari pertama mereka sudah turun ke lapangan memberikan bantuan dan pertolongan pertama pada korban,” kata Doni disela kunjungan, seperti dikutip BantenHits.com dari KBRN.

BACA :  Drama Kolosal Jenderal Sudirman Semarak HUT TNI di Tangerang

Doni melanjutkan berdasarkan laporan dari bupati Lebak terdapat 8 orang korban terdampak banjir bandang sudah mencapai 8 orang dengan rincian 6 tertibum longoran matrial dan 2 orang lainnya hanyut dan satu belum ditemukan. Posko terintegrasi dari seluruh pihak.

“Pihak manapun yang akan menyalurkan bantuan bisa ke posko. Kami juga menggunakan helikopter untuk mengirim dan menyalurkan bantuan. Sementara BNPB bersama TNI menyiapkan Heli satu untuk mendorong logistik dan membawa korban yang mengalami perawatan kesehatan,” katanya.

Banjir bandang dan longsor menghantam Kabupaten Lebak, Rabu, 1 Januari 2020. Wilayah terdampak berada pada 12 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Lebak, yakni Kecamatan Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung, Cimarga, serta Maja.

BACA :  Tahun Ini, 1.929 Rumah 'Reot' di Lebak Diperbaiki Pemerintah

Bencana ini menimbulkan kerusakan dan memakan korban jiwa. Enam warga dilaporkan tertimbun, dua hilang dan 2.000 KK mengungsi.

Rusaknya akses darat menuju lokasi bencana, membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menerbangkan satu unit helikopter berisi logistik untuk para korban bencana banjir bandang di Lebak.

BACA JUGA: Helikopter Dikerahkan Angkut Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Lebak

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi menyebut banjir bandang di wilayahnya membuat 28 jembatan permanen dan jembatan gantung di enam kecamatan di Kabupaten Lebak rusak.

Hal itu membuat warga beberapa desa di Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Sajira kesulitan untuk melakukan evakuasi dan mendapat bantuan pangan.

BACA :  Pemkot Tangerang Resmikan Laboratorium Halal

Kaprawi berharap jembatan-jembatan yang rusak akibat banjir bisa segera diperbaiki.

“Selain jembatan putus juga tiga unit gedung sekolah roboh dan jalan sepanjang 40 meter yang ambles,” kata Kaprawi.

Gedung-gedung yang roboh antara lain bangunan SDN I dan SDN II Desa Banjarsari, serta SMPN 4 Lebak Gedong di Kecamatan Lebak Gedong.

Editor: Darussalam Jagad Syhadana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler