Connect with us

METROPOLITAN

Ramai Virus Corona, Petugas Bandara Soekarno-Hatta Justru Temukan Barang Berbahaya Ini

Published

on

Petugas Bea dan Cukai saat ungkap kasus penggagalan upaya penyelundupan narkoba di Bandara Soekarno-Hatta. (BantenHits.com/Hendra Wibisana).

Tangerang- Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu. 16 orang pelaku diamankan petugas kepolisian selama kurun waktu Januari 2020.

Para pelaku diamankan setelah petugas memergoki mereka membawa sejumlah barang terlarang seperti 7,5 kilogram sabu, 1,3 kilogram ganja sintetis dan 6,5 kilogram tembakau gorila.

“Ungkap ini ada tujuh kasus dari beberapa modus penyelundupan narkoba di Bandara. Ini semuan tentunya sudah dalam proses pengembangan yang di laukan petugas Polres Bandara dan Bareskrim ,”kata Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta Finari Manan usai gelar kasus di Aula Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta, Senin 3 Februari 2020.

BACA :  Jaga Kelestarian Lingkungan, Sinar Mas Land Tanam dan Bagikan 1.000 Batang Pohon

Menurut Finari, para pelaku menggunakan modus lama salah satunya modus dengan cara di telan untuk mengelabui petugas. Padahal dengan modus tersebut sudah banyak praktek penyelundupan terungkap.

“jadi kita ini harus betul-betul melakukan pengawasan baik itu pagi, siang, dan malam.palagi saat ini tengah di sibukan dengan virus Korona.ini bisa jadi perhatian para sindikat Narkoba untuk melaukan penyelundupan di Bandara,”tuturnya.

Finari menambahakan, petugas bea dan cukai beserta petugas kepolisian terus gencar melakukan pengawan terhadap barang kiriman dan barang bawan penumpang di Bandara. Sebab, bahaya narkoba seperti tembakau gorila sudah masuk di kalangan mahasiswa.

“Tembakau gorila ini sudah masuk di kalangan anak muda. bahkan penjualannya bisa melalui online. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat terutama para orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya,” jelasnya.

BACA :  Pengangguran di Tangsel Masih Tinggi, Capai 47.123 Orang

Editor: Fariz Abdullah




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler