Connect with us

Berita Utama

Jumlah ODP Corona Menggila di Pandeglang, Bupati Irna Siapkan Opsi Lockdown Desa

Published

on

Tim Gugus Terpadu Kabupaten Pandeglang menyemprot disinfektan di sejumlah fasilitas umum dan instansi pemerintahan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Masjid Agung dan Markas Kodim 0601 Pandeglang jadi sasaran penyemprotan, Rabu, 18 Maret 2020.(BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Jumlah orang dalam pemantauan atau ODP Corona di Kabupaten Pandeglang dari hari ke hari semakin mencemaskan.

Padahal, Kabupaten Pandeglang yang merupakan kabupaten terujung di Provinsi Banten, lokasinya cukup jauh dari zona merah penyebaran Corona di Banten, yakni wilayah Tangerang, apalagi dari DKI Jakarta.

Hingga Sabtu, 4 April 2020, tercatat jumlah ODP di Kabupaten Pandeglang mencapai 693 orang, dengan rincian 99 dinyatakan sembuh dan 594 masih dipantau.

BACA :  Lepas 450 Calon Haji, Wabup Titip Doa agar Tangerang Semakin Gemilang

Wartawan BantenHits.com Engkos Kosasih Melaporkan, ODP di Pandeglang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Saketi 65, Carita 60, Cimanuk 48, Mekarjaya 37, Angsana 26,dan Sumur 26.

Mencermati angka kasus yang terus meningkat setiap harinya, pemerintah Kabupaten Pandeglang akan memfokuskan penanganan virus Corona (Covid-19) di enam kecamatan tersebut.

“Jadi kita akan fokuskan penangananya di situ, karena di situ zona ODP paling tinggi,” kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Sabtu, 4 April 2020.

Irna mengakui, angka ODP Covid-19 di Kabupaten Pandeglang terus mengalami kenaikan setiap harinya. Bahkan, di Provinsi Banten sendiri, Kabupaten Pandeglang paling tinggi ODP-nya.

“Apa penyebabnya, apakah karena di dalamnya saling terinfeksi, atau memang bawaan orang dari luar,” ujarnya.

BACA :  Tahun Depan Lebar Jalan Ahmad Yani Pandeglang Jadi 16 Meter

Sementara untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di enam kecamatan tersebut, Irna akan mengambil langkah karantina wilayah, tingkat desa atau kampung, agar penangananya dapat terpusat.

“Jadi kita akan prioritaskan di daerah tersebut perihal pencegahan dan penangananya, seperti penyemprotan, jumlah tenaga medisnya, sosialisasi, edukasi dan lain sebagainya, tanpa mengesampingkan daerah yang lain,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh