Connect with us

Berita Terbaru

Nekat Kunjungi Salon saat Pembatasan Sosial, 91 Warga Tertular Covid-19

Published

on

FOTO ILUSTRASI: Pemeriksaan seluruh penumpang pesawat carter Eropa Atlantis Airways. Seluruh penumpang pesawat dari Bogota, Kolombia yang merupakan WNI ABK pada sebuah kapal dievakuasi ke Wisma Atlet karena 12 reaktif Covid-19. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Pembatasan sosial yang dilonggarkan pemerintah setempat, membuat sebuah salon nekat beroperasi. Akibatnya, 91 warga dinyatakan positif Covid-19.

Tak hanya salon yang nekat beroperasi, sejumlah altivitas bisnis pun telah memulai kegiatannnya akibat pelonggaran pembatasan sosial.

Dikutip BantenHits.com dari Suara.com yang melansir laporan The Guardian, peristiwa tersebut terjadi di Springfield, Amerika Serikat.

Menurut pejabat kesehatan setempat pada Sabtu, 23 Mei 2020, virus menyebar dari seorang penata rambut yang terinfeksi virus corona. Penata rambut ini, bekerja selama 8 hari dari tanggal 12 hingga 20 Mei.

BACA :  Begini Penjelasan Dindik Kota Tangerang soal Penghapusan Insentif Guru Swasta

Karena penata rambut dan pelanggan mengenakan penutup wajah, pejabat kesehatan berharap interaksi hanya mengarah pada ‘tidak ada kasus tambahan’.

Terkait hal ini, pemerintah bergerak cepat dan menghubungi mereka yang berpotensi terpapar virus corona. Orang-orang yang berinteraksi dengan penata rambut ini akan ditawari pengujian, kata para pejabat.

Dr Anthony Fauci, anggota gugus tugas virus corona Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat, 22 Mei 2020, wabah lokal baru tidak bisa dihindari ketika langkah-langkah pencegahan dilonggarkan.

Namun Donlad Trump mendesak gubernur di negara bagian untuk membuka kembali beberapa bisnis dengan modifikasi kesehatan masyarakat, seperti jaga jarak dan masker.

Pejabat kesehatan sudah memperingatkan Trump bahwa pelonggaran ini berpotensi pada wabah baru, tapi dalam kunjungannya di pabrik mobil Ford ia sekali lagi menekankan fokusnya pada pemulihan ekonomi.

BACA :  Awal November Sekda Kota Tangerang Akan Ditetapkan, Ini Tiga Calon Peraih Nilai Seleksi Tertinggi

“Lockdown permanen bukan strategi untuk negara sehat. Negara kita tidak seharusnya ditutup. Negara ini siap untuk comeback epik,” katanya dalam kunjungannya di pabrik mobil.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler