Connect with us

Berita Terbaru

Tragis! 75 Lansia Miskin di Taman Sari Cilegon Tak Dapat Bantuan Apapun dari Pemerintah

Published

on

Tiga dari 75 lansia miskin warga Batu Bolong, Kota Cilegon yang tidak mendapatkan bantuan Pemerintah. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Tiga warga lanjut usia yang tinggal di Lingkungan Batu Bolong, RT 01 RW 01, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, mengeluhkan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat terkait bentuan paket sembako maupun uang tunai yang diberikan pada saat masa pandemi Covid-19 saat ini.

Tiga lansia tersebut tak mendapat bantuan apapun, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Padahal, nama mereka sudah diajukan sejak sebulan lalu melalui RT setempat. Tiga lansia tersebut masing-masing Ati (50), Pulung, dan Imi (70).

Belakangan terungkap, selain tiga lansia ini ada 75 lansia lainnya yang juga bernasib sama tak mendapatkan bantuan pemerintah.

BACA :  APBD Perubahan Tangsel Naik di 2014

Saat dikonfirmasi awak media, Ati mengaku bahwa dirinya sangat kecewa hingga sampai saat ini tidak mendapat bantuan tunai maupun paket sembako. Padahal, beberapa petugas pemerintah pernah datang mendata untuk pemberian bantuan sembako.

“Yang datang kesini petugas ibu-ibu, pakai baju PNS, baju putih. Nggak tahu dari mana itu. Mereka minta Kartu Keluarga dan KTP, saya kasih fotokopiannya. Mereka bilang, ‘setelah didata, mudah-mudahan dapat bantuan pemerintah ya, Nek. Sabar saja,’ kata petugas itu. Sampai sekarang, boro-boro, datang saja nggak apalagi dapat sembakonya,” kata Ati, 30 Mei 2020.

Ati juga mengakui dirinya sudah mengetahui penyaluran bantuan, baik sembako maupun uang tunai sebesar Rp 600.000 oleh pemerintah.

BACA :  Masih Pelajar, DV Curi Koper di Bandara Soetta untuk Dikoleksi

Menurutnya, uang tunai sebesar itu dan sembako sangatlah membantu kehidupan keluarganya jika dia berhak mendapatkannya.

“Kita sudah juga kasih KK dan KTP ke pak RT. Hitung-hitung kita sudah serahkan 3 kali. Tapi nggak ada dapat apa-apa. Kalau dapat Rp 600 ribu dan paket sembako, uang segitu kan berguna buat kita, bisa bantu kita. Ini malah boro-boro nggak ada sama sekali buat kita,” terangnya.

Di tempat yang sama Pulung, suami Ati membeberkan, tak hanya dirinya, terdapat 75 kepala keluarga di Batu Bolong juga mengalami nasib yang sama. Namun ia mengakui setelah beberapa hari sebelum Lebaran memang mendapat beras 1 kilogram dari pihak RT.

BACA :  Pakai Masker, Wanita Muda di Benua Indah Karawaci Ditemukan Tewas Tergantung

“Memang ada, beras sekilo, ambil di rumah pak Ketua RT. Itu dibagi-bagi. Namanya dikasih ya kita ambil. Tapi kita nggak tahu itu dari mana,” bebernya.

Hingga berita ini dipublish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi dari sejumlah instansi terkait di Kota Cilegon.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler