Connect with us

Advertorial

Dapat Dana Hibah Pariwisata, 40 Hotel dan Restoran Terdampak COVID-19 di Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Inovasi

Published

on

Pemkot Tangerang membagikan dana hibah pariwisata kepada 40 hotel dan restoran terdampak COVID-19 di Kota Tangerang.(FOTO: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kota atau Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan memberikan dana hibah pariwisata Pemerintah Pusat kepada 24 hotel dan 16 restoran terdampak COVID-19 di Kota Tangerang.

Dalam keterangan tertulis disebutkan, pembagian dana hibah pariwisata yang bersumber dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa, 29 Desember 2020.

Pemberian dana hibah pariwisata dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah kepada perwakilan pelaku industri perhotelan dan restoran. Arief menekankan agar para pelaku usaha bisa berinovasi dengan dana hibah yang telah diberikan.

BACA :  Mahasiswi UIN SMH Banten Masuk Kampung-kampung, Bikin Wastafel dari Bambu dan Ember Bekas juga Hand Sanitizer untuk Warga

“Saya harapkan dengan diberikannya dana hibah, industri pada sektor pariwisata, hotel dan restaurant dapat terus berkembang dan berinovasi guna menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi COVID-19,” ucap Arief.

Pemkot Tangerang meminta hotel dan restoran terdampak COVID-19 di Kota Tangerang yang mendapatkan dana hibah pariwisata agar meningkatkan inovasi.(FOTO: tangerangkota.go.id)

Tak hanya itu, Arief juga mengimbau agar para pelaku usaha untuk konsisten menjaga dan menerapkan protokol kesehatan di lokasi usahanya masing-masing.

“Mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan hotel dan restaurant sangat penting untuk dilakukan, semua kita lakukan untuk dapat menjaga kesehatan para pegawai dan pelanggan,” imbuh Arief.

“Dengan menerapkan 4M (Mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan) untuk itu saya tegaskan agar pihak hotel dan restaurant tidak membuat acara yang dapat menimbulkan kerumunan terutama pada perayaan tahun baru yang akan datang,” sambungnya.

BACA :  Rapimnas LDII Digelar secara Daring, DPW Banten Siapkan Enam Studio

Arief berharap pada sektor industri pariwisata di Kota Tangerang yang sedang berkembang belakangan ini, bisa terus berkembang lebih baik lagi.

“Meski pandemi COVID-19 dapat menghambat pertumbuhan seluruh sektor ekonomi, saya tetap optimis bahwa industri pariwisata di Kota Tangerang tetap bertumbuh,” tandasnya. (ADVERTORIAL)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler