Connect with us

Berita Utama

Dikenal Tukang Ziarah, Ini Tampang Seram Pembunuh Petani saat Makan pakai Daun

Published

on

Misnan (40), pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir dan dikenal tukang ziarah. Misnan masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan terhadap Ato Supanta (60), petani di Serang. (Istimewa)

Serang – Jajaran Polsek Baros sudah empat hari melakukan pengejaran terhadap Misnan (40), pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir dan dikenal tukang ziarah. Misnan masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan terhadap Ato Supanta (60).

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Ato, petani desa meregang nyawa di depan rumahnya, Kampung Cipacung, RT 006/003, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Jumat, 15 Januari 2021, sekitar jam 08.00 WIB.

Kapolsek Baros AKP R Siahaan mengatakan, anggotanya sudah melakukan pengejaran sampai malam hari hingga ke tengah hutan di Rangkasbitung, Kabupaten Kabupaten Lebak.

BACA :  Delapan Sekolah di Lebak Gelar UN Berbasis Komputer

“Ada 7 anggota kita sudah melaksanakan pengejaran DPO ini sampai Rangkasbitung. Informasinya pelaku terakhir (bersembunyi) ke tempat-tempat ziarah,” jelas Siahaan kepada BantenHits.com melalui sambungan telepon, Senin, 18 Januari 2021.

Tidak hanya di Kabupaten Lebak, lanjutnya, jajaran Unit Reskrim Polsek Baros juga melakukan pencarian sampai ke Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang.

“Kita sempat ke Gunung Karang. Pokoknya kemarin, (informasinya) sesudah pasar sepi dia tuh kadang ke tengah hutan,” paparnya.

Tidak hanya pencarian polisi juga menyebar foto pelaku di tempat peziarahan. Pasalnya, pelaku sering mengunjungi tempat ziarah.

“Terakhir pelaku pakai baju hitam kotak-kotak pakai sendal jepit. Di Rangkas dia ngemis. Terakhir itu infonya,” bebernya.

BACA :  Jelang Natal dan Tahun Baru, Kendaraan di Terminal Mandala Diperiksa Petugas

Untuk mengungkap motif pembunuhan, petugas menggali informasi dari pihak keluarga. Hasilnya keluarga korban tidak mengetahui penyebab pasti pelaku tega menghabisi Ato Supanta.

“Info tidak ada masalah. Mungkin ada bisikan apa, tidak tau. Pelaku ini sudah punya dua anak dan istrinya hamil. Kita terus untuk sebar foto dan sebar informasi dari mulut ke mulut. Alhamdulillah masyarakat banyak yang siap mengaku membantu,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler