Connect with us

Berita Terbaru

Pedagang di Pasar Badak Pandeglang Merugi Gara-gara Cuaca Buruk

Published

on

Pedagang di Pasar Badak Pandeglang Mengeluhkan Kenaikan Sejumlah Komoditas Sayuran (BantenHits/Rosid)

Pandeglang – Harga komoditas sayuran di Pasar Badak, Pandeglang, mengalami kenaikan siginifikan. Kanaikan itu dipicu, akibat cuaca buruk yang mengakibat beberapa daerah mengalami bencana banjir, sehingga para petani mengalami gagal panen.

Harga jual bawang merah saja, sejak tiga hari lalu mengalami kenaikan mencapai Rp 30 ribu perkilogram, dari semula hanya Rp 20 ribu, kemudian tomat menjadi Rp 8 ribu dari harga awal hanya Rp 5 ribu, yang lebih fantastis harga cabai yang tembus Rp 80 ribu.

“Iya musim hujan, jadi gagal panen untuk bawang susah jemurnya,” kata Roni Mulyana, pedagang di Pasar Badak Pandeglang, Kamis 11 Februari 2021.

BACA :  Mengabdikan Diri untuk Merawat Anak Negeri dari Pandemi COVID-19

Kenaikan ini membuat para pedagang kesulitan untuk menjual komoditas tersebut kepada konsumen, tidak sedikit pula pedagang yang mengalami kerugian karena stok barang mulai membusuk .

Roni berharap, pemerintah daerah dapat membantu menstabilkan harga sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan tersebut, agar perekonomian pedagang kembali normal disaat pandemi COVID-19.

“Harapan saya sementara bisa turun, sekarang juga saya kalau ambil barang di kira-kira aja, tidak banyak,” ujarnya.

Terpisah seorang pemilik warung nasi Padang yang enggan di sebutkan namanya, terpaksa harus mengurangi porsi makanan akibat kenaikan tersebut.

“Iyah kan beli bumbunya mahal, buat lanjut jualan yah mau gak mau harus mengurangi porsi,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

BACA :  Tahun Ini, Dinsos Kota Tangerang Targetkan 65 e-Warung Berdiri



Pria kelahiran Pandeglang ini dikenal aktif berorganisasi sejak sekolah hingga di bangku kuliah. Rosid memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap kehidupan sosial.

Terpopuler