Connect with us

Berita Terbaru

Korban Penyiraman Air Keras Kelompok Misterius Jalani Operasi Muka; Kondisinya Mulai Stabil

Published

on

FI (16) Remaja Korban Penyiraman Air Keras Usai Menjalani Operasi di RSU Tangerang. (Istimewa)

Tangerang- FI (16) korban penyiraman air keras oleh sekelompok misterius di Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang mulai menjalani operasi pada wajahnya. 

FI menjalani operasi pembersihan luka atau Debridement pada Senin 22 Februari 2021 di Rumah Sakit Umum Tangerang akibat luka bakar (Chemical Burns) pada bagian wajahnya. 

“Iya, sudah di operasi, pembersihan luka, karena ada luka bakar itu yang dibersihkan, sementara itu dulu,” Kata Humas RSU Tangerang dr. Hilwani kepada BantenHits.com, Selasa 23 Februari 2021. 

Meski belum pulih, menurut Hilwani, kondisi FI cukup stabil dan masih bisa diajak berinteraksi. Selain itu, ada kemungkinan akan dilakukan operasi kedua pada wajahnya. 

BACA :  TNI Cetak Sawah Baru di Kabupaten Lebak

“Ada kemungkinan yah (operasi kedua) tapi saya belum kroscek lagi, setelah Debridement saya belum lihat lagi,”ujarnya.

Salah satu keluarga korban Wilki membenarkan jika FI telah menjalani operasi pada kulit wajahnya. 

Namun, untuk bagian mata FI yang juga terkena percikan air keras, dokter akan menunggu dalam lima hari ke depan apakah korban mengalami gangguan penglihatan atau tidak. 

“Sudah, sudah dioperasi kemarin selesai sekitar jam 3 sore, tapi kita belum tahu apakah operasinya sudah selesai sampai disitu atau ada operasi lanjutan,” terangnya. 

Menurut Wilki, pihak keluarga juga sudah melaporkan peristiwa penyiraman air keras yang dialami FI itu ke Mapolres Metro Tangerang Kota pada Jumat 19 Februari 2021. 

BACA :  Bandit Jalanan Gasak Rp87 Juta Milik Nasabah Bank Mandiri di Cilegon

Kata dia, dari informasi para warga, kuat dugaan, aksi penyiraman air keras itu terjadi pada saat FI dan teman-temannya terlibat aksi tawuran dengan kelompok remaja lain yang belum diketahui identitasnya. 

“Keluarga sudah laporan ke Polres, karena ini harus ditelusuri juga dari mana cairan kimia itu didapat oleh anak-anak ABG ini,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler