Connect with us

Berita Terbaru

Penyaluran BPUM di BRI Cibaliung Pandeglang Langgar Prokes COVID-19; Aktivis Khawatir Muncul Klaster Baru

Published

on

Suasana Kerumunan Massa saat Pengambilan BPUM di BRI Cabang Cibaliung (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Penyaluran program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kantor BRI Cabang Cibaliung, Pandeglang, melanggar protokol kesehatan COVID-19. Sebab pada proses penyaluran BPUM tersebut telah terjadi kerumunan massa.

“Kerumunan orang di BRI Cibaliung sejak tadi pagi hingga saat ini cukup padat. Bahkan tidak ada petugas yang mengatur warga dalam menerapkan peokes COVID-19, seperti menjaga jarak,” kata Aktivis Pandeglang Selatan, Edi Santoso kepada BantenHits, Senin 19 April 2021.

Diketahui, sejak adanya wabah pandemi COVID-19, hingga saat ini pemerintah dan pihak lainnya tengah berusaha keras untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 tersebut. Salah satunya dengan cara menggencarkan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

BACA :  Empat Rumah Pencari Cacing di Cisadane Rusak Diterjang Longsor

Menurutnya, dalam proses penyaluran BPUM di BRI Cibaliung tersebut sudah melanggar protokol kesehatan COVID-19. Oleh karena itu, harus ada teguran kepada pihak BRI.

“Harusnya ada petugas yang mengatur warga dalam antrian BPUM itu, supaya tidak berkerumun dan berdesak-desakan. Karena pandemi COVID-19 belum dinyatakan usai,” katanya.

Dihawatirkannya, dengan terjadinya kerumunan orang pada saat penyaluran BPUM di Kantor BRI Cibaliung tersebut, akan menimbulkan klaster baru COVID-19. Sebab hingga saat ini, pemerintah belum menyatakan kalau pandemi COVID-19 berkahir.

“Pemerintah saat ini masih berusaha keras dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Tapi yang saat ini di Kantor BRI Cibaliung telah kerumunan orang, sehingga hawatir akan menimbulkan klaster baru,” ujarnya.

BACA :  Cabuli 4 Wanita, Seorang Tukang Urut di Solear Tangerang Diamankan Polisi

Ia juga berharap pada tim Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan COVID-19 Kecamatan Cibaliung, segera turun tangan dalam mengatasi kerumunan orang di Kantor BRI Cibaliung.

“Harus ada tracking pasca adanya kerumunan di BRI Cibaliung, yang dilakukan tim gugus COVID-19,” pintanya.

Hingga brita ini diturunkan, pihak BRI cabang Cibaliung belum ada yang bisa dipintai kerlterangan atas terjadinya kerumunan masa si tengah pandemi COVID-19 ini.

Begitu juga dengan Kepala Puskesmas Cibaliung, yang merupakan tim satuan tugas (Satgas) penanggulangan COVID-19 Kecamatan Cibaliung, Jaenudin saat dihubungi melalui sambungan telepon tidak ada tanggapan.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler