Connect with us

Berita Terbaru

Berteriak Sambil Lari, Begini Ekspresi Kepala Dinkes Banten ketika Ditanya Korupsi Masker dan Intimidasi Bawahan

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti saat Menghindari Wartawan (Istimewa)

Serang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, enggan berkomentar terkait terkuaknya dugaan korupsi pengadaan masker untuk tenaga kesehatan di Banten senilai Rp 3,3 miliar.

Bahkan Ati memilih kabur dan menghindari wartawan usai memenuhi pemanggilan Komisi V DPRD Banten terkait persoalan kasus hukum dan pengunduran 20 pejabat eselon III dan IV, Kamis 3 Juni 2021.

Dari pantauan, Ati keluar dari ruang rapat Komisi V sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditanya soal perkembangan kasus hukum yang dihadapinya, Ati hanya berjalan berputar-putar mencari celah kabur dari awak media, sambil teriak menyebut Sekretaris Daerah (Sekda) Banten.

BACA :  Sekda Bantah Ekspos Proyek Geothermal Tertutup

“Eh udah setop, tanya Sekda,” ujar Ati sambil berlari menuruni tangga gedung DPRD Banten.

Sebelumnya diberitakan, Kejati Banten menetapkan tiga tersangka korupsi pengadaan masker, yakni LS sebagai PPK Dinkes Banten, AS dan WF dari PT RAM selaku pemenang proyek. Dalam kasus tersebut negara mengalami kerugian mencapai Rp 1,680 miliar.

Terkuaknya kasus tersebut, membuat 20 pejabat eselon III dan IV Dinkes Banten mendadak mengundurkan diri, Senin, 31 Maret 2021 kemarin.

Dalam surat pengunduran diri yang ditandatangani di atas materai, para pejabat mengungkapkan, selama ini mereka telah bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas sesuai arahan kepala Dinkes yang dilakukan dengan penuh tekanan dan intimidasi.

BACA :  Polisi Tunggu Hasil Otopsi Selidiki Tewasnya Kakak Dewan Penasihat PWI Banten

Menurut mereka, kondisi tersebut membuat mereka bekerja dengan tidak nyaman dan penuh ketakutan. 

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler