Connect with us

Berita Utama

Duit Rp 20 M di Balik Cerita Dukun Sohor di Tangerang

Published

on

Dukun di Tangerang mengaku bisa gandakan uang hingga Rp 20 miliar. Foto ilustrasi tumpukan uang: batamtoday.com.

Tangerang – P (62), warga Kampung Jawaringan, Rt 01 Rw 02, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dikenal sebagai dukun.

Salah satu kemampuan dukun di Tangerang yang diyakini sama pengikutnya adalah bisa menggandakan jumlah uang hingga berlipat-lipat.

Meski tak masuk akal, tapi masih ada saja yang percaya kepada P, di antaranya W (35), TYP (50), dan AR. Mereka pun menyetorkan Rp 68,2 juta kepada P untuk digandakan jadi Rp 20 miliar.

Lalu bagaiamana caranya uang Rp 20 miliar tersebut bisa datang?

P kemudian mengajak W, TYP, dan AR ke Pantai Jayanti di daerah Cianjur, Jawa Barat. Ketiganya diperintah P untuk bersemedi dan melakukan ritual mandi air laut agar uang Rp 20 M bisa datang dari Pantai Selatan.

BACA :  Dishub Lakukan Rekayasa Lalin Atasi Kemacetan di Jalan Sudirman

Namun, sekian lama setelah ritual mandi air laut tersebut dilakukan. Uang gaib dari pantai selatan sebesar Rp 20 miliar yang dijanjikan oleh P tak kunjung datang.

Dari sini petaka itu terjadi, dua dari tiga orang tersebut yakni W dan TYP yang sudah menyerahkan uang masing-masing sebesar Rp60 juta dan Rp8,2 juta, mengaku sakit hati karena merasa sudah dibohongi dan tertipu oleh P.

W, TYP dan AR pun kemudian nekat membunuh P di rumahnya di wilayah Rajeg, Kabupaten Tangerang.

“Mereka bersama-sama melakukan semedi dan mandi air laut. Ketiga tersangka mengaku percaya karena katanya sudah pernah ada yang berhasil uangnya digandakan oleh korban,” ucap Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Senin 13 September 2021.

BACA :  Dikeluhkan, Kondisi Jalan Fly Over Menuju Bojonegara Dibiarkan Rusak dan Berdebu

“Uang sebesar 20 miliar yang dijanjikan tidak pernah terwujud. Sehingga ada inisiatif dari ketiganya untuk menghabisi nyawa korban,” sambungnya.

Dari tiga tersangka tersebut, jajaran Polresta Tangerang sudah menangkap W dan TYP. Sementara satu tersangka lainnya, AR masih diburu petugas.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler