Connect with us

Berita Terbaru

Jual Burung Dilindungi di Media Sosial, Dua Warga Pandeglang Banten Diamankan Polisi

Published

on

Dua tersangka jual beli burung dilindungi diamankan Polres Pandeglang. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Dua warga Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, bernama Didin Hendriana (35) dan Luki Hamzah (21) diamankan polisi karena melakukan jual beli burung dilindungi di media sosial.

Mereka diamankan di tempat penampungan burung yang terletak di Kampung Citangkil, Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu pada Kamis 4 November 2021.

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Maulidi mengatakan, dari tangan pelaku, polisi mengamankan 36 burung dilindungi jenis Kangkareng, Julang Emas dan Beo Tiong Emas.

“Tersangka membeli burung dari masyarakat yang ditampung di rumah, kemudian dijual kembali melalui facebook dengan nama akun ‘Ca Pet’s dan melalui WhatsApp,” ungkapnya.

BACA :  Orang Tua dan Anak Bisa Terus Asah Kreativitas saat Pandemi COVID-19

Pelaku membeli burung seharga Rp100 sampai Rp300 ribu. Kemudian dipasarkan oleh  Luki dengan harga Rp450 sampai Rp700 ribu.

“Modus tersangka adalah ekonomi,” kata Fajar saat gelar perkara di Mako Polres Pandeglang.

Sementara Kepala Resort Konservasi Wilayah III, Tuwuh Rahadianto Laban mengatakan, akan membawa burung-burung tersebut ke balai konservasi.

Lalu kemudian dilepaskan kembali ke habitatnya. Burung ini termasuk endemik di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, Bali dan kalimantan.

“Untuk sementara kita bawa dulu ke Balai, karena ini kan burung-burungnya masih ada yang balita,” jelasnya.

Akibat perbuatanya pelaku dijerat pasal 40 ayat 2 junto ayat 21 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem dengan hukuman 5 tahun penjara.

BACA :  Warga di Mauk Tangerang Ikuti Pengobatan Gratis HUT Satrad ke-46

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler